jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 22, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Kassandra Potranto mengatakan, seorang lansia perlu menjaga kontak dan koneksi sosial agar tidak mengalami depresi akibat kesepian.

“Para lansia harus menjaga hubungan sosialnya dengan keluarga, teman, dan masyarakat. Terlibat dalam kegiatan sosial seperti klub, kelompok seni, atau menjadi sukarelawan dapat membantu mengurangi rasa kesepian dan meningkatkan kualitas hidup, kata Cassandra dalam wawancara online dengan JurnalPagi, Jumat.

Silaturahmi juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi seperti telepon, komputer atau media sosial untuk tetap bersilaturahmi dengan orang lain. Lansia dapat menggunakan panggilan telepon atau video untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman yang berada jauh.

Akademisi Waspadai Fenomena Penuaan yang Memperpendek Umur Lansia.

Kemensos: Literasi lansia penting untuk mencegah kekerasan dan penyiksaan

Komunikasi bisa berlaku tidak hanya pada sesama manusia tapi juga pada hewan peliharaan, kata Cassandra. Memiliki hewan peliharaan dapat memberikan rasa kasih sayang dan kehadiran yang dapat mengurangi perasaan kesepian. Hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat menjadi sahabat setia dan memberikan dukungan emosional.

Selain itu, para lansia dapat mencari aktivitas menarik lainnya seperti jalan kaki, yoga atau berkebun, atau aktivitas mental seperti membaca, menulis, atau mempelajari hal baru untuk menghilangkan rasa bosan.

Jika lansia merasa sangat kesepian atau mengalami depresi berat, penting untuk mencari bantuan profesional. Ia menambahkan: Psikolog atau konselor dapat membantu lansia mengatasi perasaan kesepian dan depresi dengan dukungan dan pengobatan yang tepat.

Jutaan Lansia di Indonesia Masih Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Tentunya dukungan dari orang-orang terdekat dan keluarga juga penting untuk mencegah lansia mengalami depresi akibat kesepian. Cassandra mengatakan: penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang menjalin hubungan baik dan hangat dengan anaknya, memiliki anak yang berinteraksi lebih baik dalam kehidupan sosial, akan lebih sedikit mengalami gangguan kecemasan dan depresi.

Keluarga juga dapat memberikan dukungan sosial kepada lansia dengan mengajaknya berpartisipasi dalam kegiatan sosial, menjaga hubungan baik dengan keluarga dan teman, serta memastikan lansia merasa didukung dan tidak dikucilkan.

BRIN memperingatkan kesepian berkontribusi terhadap depresi pada lansia

Kemenkes: Pentingnya pemberdayaan lansia dengan meningkatkan angka harapan hidup

Koresponden: Fitrah Asy’ari
Redaktur : Siti Zulikha
Hak Cipta © JurnalPagi 2024