Pemprov Lampung meminta kabupaten mengantisipasi gangguan tanam saat musim hujan.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung, curah hujan masih tinggi pada Mei, Juni, dan Juli. Mulai berkurang pada bulan Agustus, mulai mengering pada akhir September-Oktober. Jadi dalam waktu dekat

Bandar Lampung (JurnalPagi) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meminta kabupaten dan kota mengambil tindakan untuk mengantisipasi gangguan pada sektor pertanian saat musim hujan.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung, curah hujan masih tinggi pada Mei, Juni, Juli. Mulai berkurang pada bulan Agustus, mulai kering pada akhir September hingga Oktober. Jadi dalam waktu dekat beberapa daerah “harus berhati-hati pada musim tanamnya”.

Ia menjelaskan: Dinas dan kota harus mengambil tindakan preventif selama musim tanam untuk meminimalkan kerusakan akibat kurangnya penanaman akibat curah hujan yang tinggi.

Dikatakannya: “Ada kemungkinan kendala penanaman di wilayah Lampung Selatan dan beberapa wilayah lainnya. Prakiraan teknis selanjutnya akan dilakukan dalam rangka musim tanam ini. Ada juga beberapa hal yang diprediksi akan terhindar dari kerusakan.” .

Lanjutnya, selain terganggunya musim tanam, juga terdapat kemungkinan terganggunya panen, salah satunya terjadi di wilayah Tanggamos.

“Di Tengamos, ada kemungkinan gangguan panen akibat banjir akibat curah hujan yang tinggi. Namun beberapa upaya telah dilakukan pemerintah daerah untuk mencegah gagal panen. Komoditas jagung masih bagus dan stabil,” ujarnya.

Menurutnya, jika ada sawah yang mengalami Fusu, maka pemerintah pusat dan daerah akan membantu para petani dengan berbagai bantuan.

Lanjutnya, selanjutnya kami pemerintah daerah melalui dinas terkait pertanian akan melakukan beberapa upaya untuk penanganan dan pencegahan dini. Gangguan penanaman atau gangguan banjir.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Lampung, pemetaan luas sawah rawan banjir di 15 kabupaten dan kota seluas 74.095 hektare, termasuk total luas sawah yang terancam banjir. Dari 35.096 hektare wilayah berisiko rendah, sebanyak 23.553 hektare masuk wilayah risiko sedang dan 15.445 hektare masuk wilayah risiko tinggi.

Koresponden: Ruth Intan Suzumata Kenafi
Editor: Ahmed Bochuri
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *