jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 25, 2024

Cirebon, Jawa Barat (JurnalPagi) – Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memastikan ketersediaan beras di wilayahnya aman dan dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat menjelang perayaan Idul Adha 1445 H.

Plt Raja Muda Cirebon Wahyu Mijaya saat mengunjungi Perum Bulog Cabang Cirebon di Cirebon, Jawa Barat, menjelaskan, berdasarkan laporan Perum Bulog, stok beras yang tersedia saat ini mencapai 63 ribu ton.

Diperkirakan jumlah tersebut dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di Kabupaten Cirebon hingga 10 bulan ke depan.

“Beras bolog yang didistribusikan ke pasar setiap bulannya berjumlah sekitar 6.000 ton. Artinya stoknya sangat aman untuk Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Ia pun menilai, meski memiliki stok, masyarakat tidak perlu khawatir karena beras bolog selalu didistribusikan di pasar sehingga bahan pokoknya tetap tersedia dan dapat dibeli berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Wahyo, ketika pasokan beras sampai ke konsumen, harga bahan pangan bisa tetap stabil sehingga berdampak pula pada pengendalian inflasi di Kabupaten Cirebon pada Juni 2024.

“Salah satu tujuan kami datang ke Perum Bulog Cirebon adalah untuk mengetahui bagaimana persediaan pangan kita. Kita lihat sehat dan persediaan beras yang tersedia bisa menjaga kestabilan harga,” ujarnya.

Wahyu mengatakan, stok beras yang disimpan di gudang Bulog lebih banyak dibandingkan hasil panen petani di Kabupaten Cirebon.

Pihaknya berkomitmen terus bekerja sama dengan Perum Bulog Cirebon untuk menyerap produksi beras pada panen kedua tahun 2024.

“Kami juga akan memastikan stok beras mencukupi hingga masa panen berikutnya. Tidak hanya mengandalkan stok tersebut, kami juga akan mengoptimalkan program operasi pangan bersubsidi untuk membantu masyarakat pada tahun depan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Bolog Cabang Sirbon Kariodi mengatakan, realisasi penyerapan beras yang dipanen petani di wilayahnya telah mencapai 150% dari target 41 ribu ton pada tahun 2024.

Ia menambahkan, meski telah melampaui target, Perum Bulog Cirebon akan tetap melakukan rekrutmen untuk membantu petani dan menjaga pasokan beras yang tersedia bagi masyarakat.

“Penyerapan masih terus terjadi, namun tidak sebanyak beberapa bulan terakhir karena panen raya akan segera berakhir,” kata Kariodi.

Bulog Cirebon mencatat serapan hasil panen petani mencapai 156 persen.
Bulog Cirebon Sebut Stok Beras Tersedia 56.979 Ton
Pemkab Sirbon Bagikan 20 Ton Beras Murah ke Desa Rawan Pangan.

Koresponden: Fatehnur Rohman
Editor: Klik Devanto
Hak Cipta © JurnalPagi 2024