Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menawarkan program repatriasi gratis

Palembang (JurnalPagi) – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) memberikan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman pada Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Arinarsa JS di Palembang, Jumat, mengatakan pihaknya tengah meluncurkan Gerakan Mudik Gratis Serentak Sumsel (GMGSS). Pulang kampung gratis bagi warga yang tinggal di Sumsel.

Dikatakannya, Mulai hari ini hingga tujuh hari ke depan kita akan melaksanakan gerakan mudik gratis bagi masyarakat, dan selanjutnya pada tanggal 29 Maret 2024 akan dibuka pendaftaran online mudik gratis.

Dia menjelaskan, dalam program ini, pihaknya menetapkan kuota sebanyak 700 kursi untuk angkutan bus dan 520 kursi untuk kereta api.

“Jumlah bus yang disediakan dalam program ini sebanyak 18 unit. Rinciannya, 10 bus antar kota dalam provinsi (AKDP) untuk tujuan di provinsi Sumsel dan delapan bus antar kota antar kota (AKAP) untuk tujuan di provinsi lain.”

Bus dalam provinsi ini memiliki lima rute perjalanan yang meliputi Palembang – Lahat – Pagaralam – Pendopo dan kemudian Palembang – Lahat – Tebing Tinggi.

Kemudian jalur Palembang – Musa Banivasin – Lubok Linggao – Musa Rawas Utara, Palembang – Kayaugong – Belitang – Muara Dua dan Palembang – Muara Enim – Baturaja – Martapura – Muara Dua.

Kemudian untuk tujuan luar provinsi yakni Palembang – Padang Sidampuan, Palembang – Kota Medan, Palembang – Suluk – Lubuk Basong, lalu Palembang – Sulu dan Palembang – Surabaya.

Perum LKBN JurnalPagi Kirim Penumpang Mudik Lewat ‘Mudik Asyik Bersama BUMN’

Sedangkan untuk pulang kampung naik kereta api gratis, ada dua rangkaian kereta api, yakni Palembang – Lubuk Linggau dan Palembang – Tanjung Karang.

Dikatakannya: “Program ini menjangkau tujuan di Provinsi Sumsel maupun luar Provinsi Sumsel dengan menggunakan dua moda transportasi, bus dan kereta api.”

Katanya: Dalam perjalanan ini masyarakat dimanapun akan diasuransikan dengan kerjasama JASA. Namun, pihaknya memberikan syarat-syarat yang diperlukan bagi mereka yang ingin mengikuti program mudik.

“Selain keharusan berdomisili di Sumsel, masyarakat harus menunjukkan STNK kendaraan yang telah dibayar pajaknya. Tujuannya juga untuk memastikan masyarakat patuh membayar pajak mobilnya,” kata Arinarsa.

Pemprov Jateng Sediakan 12.000 Lebih Kursi Gratis untuk Mudik

Koresponden: Ahmad Rafli Baidri
Redaktur: Triono Subagyo
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *