Pemerintah berusaha untuk menstabilkan harga kotak yang tinggi di tingkat pengecer

JAKARTA (JurnalPagi) – Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Griyanthika Kurnia mengatakan pemerintah sedang berupaya menentukan harga. Setel kotak teratas tetap konstan di tingkat pengecer atau retailer.

Saat ini kami sedang bernegosiasi dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan untuk menentukan harga Setel kotak teratas Itu bisa stabil di ritel. Jika harga pabrikan adalah Rs 150.000 maka ya untuk retail juga akan naik sebesar Rs 150.000 atau minimal 10%. Ini sedang dibahas.”

Gery alias Geryantika mengaku sudah ada kenaikan harga Setel kotak teratas Di tingkat pengecer atau retailer. Menurut dia, hal itu terjadi karena para pengecer berusaha mencari untung di tengah permintaan yang tinggi Setel kotak teratas.

Untuk itu, pemerintah saat ini sedang berusaha mencari jalan keluar dari harga tersebut Setel kotak teratas Itu bisa diperbaiki secara eceran agar orang tidak kesulitan membeli perangkat tersebut.

Selain itu, Gray mengatakan bahwa masyarakat perlu Setel kotak teratas Ini adalah bagian dari proses transisi dari penyiaran televisi analog ke digital. Ia memperkirakan kebutuhan masyarakat akan perangkat ini Setel kotak teratas Itu tidak akan bertahan lama

Menkominfo ingin industri membuat harga STB terjangkau.

Menurutnya, ke depan, lambat laun masyarakat akan lebih memilih menggunakan televisi digital ketimbang televisi. Setel kotak teratas.

“nyatanya Setel kotak teratas Ini transisi, paling lama satu atau dua tahun Setel kotak teratas Itu menghilang dan yang muncul adalah orang-orang beralih membeli TV.”

Sementara itu, Wakil Presiden Peraturan Pemerintah Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel) Joegianto mengatakan soal harga Setel kotak teratas Harga yang saat ini dijual pabrikan berkisar antara Rp230.000 hingga Rp250.000.

Namun, dia mengakui, saat perangkat tersebut masuk ke pasar eceran, harganya justru naik. Menurutnya, hal itu terjadi karena para pedagang tidak mau melewatkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan lebih di tengah permintaan yang tinggi.

“Karena peluang ini tidak akan datang dua kali. Jadi kalau toko merasa ada lebih banyak permintaan daripada persediaan, ya angkat itu Tentu saja, saya akan membelinya nanti.”

Kemenkominfo merekomendasikan pembelian dekoder yang disetujui

Kemenkominfo Tawarkan Situs Cek Bantuan “Stopbox”.

Sebaran Set Top Box Jabudtabak Capai 99%

Koresponden: Fetor Rochman
Editor: Satyagraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *