Pelatih Mali akui pertandingan lawan Meksiko sulit

Pelatih Mali U-17 Soumaila Coulibaly mengungkapkan bahwa meskipun timnya menang dengan skor 5-0 melawan Meksiko, namun pertandingan tersebut sebenarnya berjalan cukup sulit. Meski begitu, Coulibaly tetap mengakui bahwa anak asuhnya bermain dengan baik dan berhasil mencetak gol dengan cepat.

Dalam wawancara dengan wartawan, Coulibaly mengatakan bahwa sebelum pertandingan, ia tidak pernah membayangkan timnya bisa menang dengan selisih gol yang cukup besar. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa jika timnya bisa mencetak 10 gol, maka mereka akan berusaha untuk melakukannya.

Meskipun begitu, Coulibaly mengaku tidak menyangkal bahwa dalam pertandingan terakhir, timnya berhasil mencetak gol cukup banyak. Ia bahkan berharap bahwa dalam pertandingan berikutnya, timnya bisa mencetak 15 atau delapan gol.

Di sisi lain, pelatih Meksiko Raul Chabrand tidak banyak memberikan komentar terkait kekalahan besar yang dialami oleh timnya. Ia mengucapkan selamat kepada Mali dan mengakui bahwa timnya kalah sejak menit pertama. Chabrand juga menambahkan bahwa dalam sepak bola, ada banyak faktor yang menyebabkan tim kalah dan ia tidak mencari pembenaran atas kekalahan tersebut.

Dengan kemenangan tersebut, timnas Mali berhasil melaju ke babak delapan besar Piala Dunia U-17. Gol-gol kemenangan timnas Mali dicetak oleh Mahamoud Barry pada menit ke-9 dan 13, Ibrahim Diarra pada menit ke-15, Ibrahim Kanate pada menit ke-37, dan Ange Martial Tia pada menit ke-50.

Selanjutnya, timnas Mali akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Maroko melawan Iran. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada waktu dan tempat yang sama pada pukul 19.00 WIB.

Artikel ini ditulis oleh Abdul Hakim/Naufal Ammar Imaduddin dan diedit oleh Eka Arifa Rusqiyati. Artikel ini merupakan hak cipta JurnalPagi 2023.

Dalam artikel ini, kita dapat melihat bahwa timnas Mali U-17 berhasil meraih kemenangan yang sangat meyakinkan melawan Meksiko. Meskipun hasil akhir pertandingan adalah 5-0, pelatih Mali Soumaila Coulibaly mengatakan bahwa pertandingan tersebut sebenarnya berjalan cukup sulit. Ia juga berharap bahwa timnya bisa terus mencetak gol dalam pertandingan berikutnya.
Pelatih Mali U-17, Soumaila Coulibaly, mengungkapkan bahwa meskipun timnya menang 5-0 melawan Meksiko, jumlah gol yang tercipta tidak mencerminkan kondisi sebenarnya dalam pertandingan tersebut. Coulibaly menyatakan bahwa meskipun mereka bermain bagus, pertandingan tersebut sebenarnya cukup sulit. Dia juga mengatakan bahwa sebelum pertandingan, dia tidak berpikir anak asuhnya akan mencetak banyak gol, meskipun mereka sudah mencetak banyak gol dalam pertandingan sebelumnya. Coulibaly menambahkan bahwa timnya hanya bermain dan mencoba mencetak gol sebanyak mungkin tanpa memikirkan angka yang spesifik.

Namun, Coulibaly tidak menyangkal bahwa dalam pertandingan terakhir, timnya berhasil mencetak banyak gol. Dia bahkan berharap timnya bisa mencetak 15 atau delapan gol dalam pertandingan berikutnya sambil tertawa.

Di sisi lain, pelatih Meksiko, Raul Chabrand, enggan berkomentar banyak tentang kekalahan besar yang dialami timnya. Dia mengucapkan selamat kepada Mali dan mengakui bahwa timnya kalah sejak menit pertama pertandingan. Chabrand juga menyatakan bahwa ada banyak faktor yang menyebabkan kekalahan tersebut dan timnya tidak mencari pembenaran atas kekalahan tersebut.

Timnas Mali berhasil melaju ke babak delapan besar Piala Dunia U-17 setelah mengalahkan Meksiko dengan skor 5-0. Gol-gol bagi timnas Mali dicetak oleh Mahamoud Barry pada menit ke-9 dan 13, Ibrahim Diarra pada menit ke-15, Ibrahim Kanate pada menit ke-37, dan Ange Martial Tia pada menit ke-50.

Mali akan menghadapi pemenang antara Maroko dan Iran dalam pertandingan berikutnya. Pertandingan tersebut akan berlangsung di stadion yang sama pada hari yang sama pukul 19.00 WIB.

Artikel ini ditulis oleh Abdul Hakim dan Naufal Ammar Imaduddin, dan diedit oleh Eka Arifa Rusqiyati. Artikel ini merupakan hak cipta dari JurnalPagi 2023.