jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 25, 2024

Kabupaten Tangerang (JurnalPagi) – Pelatih Persabaya Surabaya Paul Munster menyadari kesalahan strikernya Paulo Henrique saat tim asuhan Bajol Ijo bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Persita Tangerang, Jumat.

Pada laga Liga 1 yang dimainkan di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Henrique mencetak gol bunuh diri sebelum turun minum dan kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-70 untuk menjaga satu poin bagi Persabaya.

Saya melihat bunga itu (dengan sendirinya). Kekacauan itulah yang menyebabkan banyak pemain, termasuk sang kiper. Namun sayang, ia masuk ke gawang Persabaya. Dan di babak kedua dia (Henrique) mencetak gol. Dia kuat secara mental, dia mencetak gol karena dia tahu dia harus mencetak gol. “Itulah tugasnya sebagai seorang striker,” kata Munster dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Dia menambahkan: “Sungguh disayangkan ketika terjadi kekacauan di posisi bola mati.

Persabaya Surabaya Tampil Optimis Jalani Dua Laga Tandang Beruntun
Persita Tangerang Jalani Misi Pendakian Saat Tuan Rumah Persabaya Surabaya

Munster secara terbuka mengakui bahwa mereka tidak puas dengan hasil yang diraih tim mereka, yang membuat mereka meraih hasil imbang kedelapan musim ini, sekaligus meninggalkan mereka di urutan ke-12 klasemen.

Namun pemain asal Irlandia Utara itu merasa timnya bermain sekuat tenaga untuk membawa pulang kemenangan. Ia pun yakin para pemainnya tampil untuk membalikkan situasi ofensif.

Kami mencetak satu gol tetapi kami mencoba mencetak gol kedua. Sayangnya, kami melakukan yang terbaik dan terus menekan. Tapi Anda lihat kami terus berusaha, itu penting. Jadi para penggemar dan publik dapat melihat bahwa mereka berusaha mencetak gol.”

Persabaya akan bertandang ke markas tim juara PSM Makassar pada Rabu (28/2) mendatang.

Persita mengikat Persabaya 1-1 melalui gol bunuh diri Paulo Henrique.

Koresponden: Rauf Ender Adipati
Redaktur: Ervan Sohairondi
Hak Cipta © JurnalPagi 2024