jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

JAKARTA (JurnalPagi) – Pelatih kepala Diva United Neil Maizar mengingatkan para pemainnya untuk tidak hanya melihat posisi lawan di klasemen sebagai acuan kuat atau lemah, termasuk jelang laga melawan Barito Putra.

Diva United yang saat ini berada di peringkat 13 klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2022/2023, akan menghadapi peringkat dua terbawah Barito Putra pada Minggu (11/12) di Stadion Jatidiri, Semarang.

Neil Maizar, melalui laman resmi klub, Sabtu, tak ingin meremehkan Barito Putra, meski posisinya di klasemen Ligue 1 lebih tinggi dari calon lawannya.

Pemain United Godz Phoebe Eka harus mundur karena cedera

“Posisi Barito Putra di klasemen bukan acuan apakah mereka lebih lemah atau lebih kuat dari kami. Yang lebih penting adalah bagaimana kami bisa bermain maksimal dan serius di pertandingan besok,” ujarnya.

Jelang laga, Neil yang pernah menangani Timnas Indonesia menyebut kondisi timnya sedang bagus, meski ada satu pemain yang dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning, yakni Zainuri.

“Kami siap untuk pertandingan besok melawan Barito Putra. Semua pemain sudah siap, meski Zainori harus absen karena akumulasi kartu kuning,” kata Neil Maizar dalam konferensi pers prapertandingan.

Soal kekuatan tim Laskar Antasari, Neil mengingatkan timnya agar tidak membiarkan pemain Barito Putra tampil di pertandingan itu.

Setelah mengalahkan Persbaya 2-1, Persib mencatatkan 5 kemenangan beruntun

Ia menyimpulkan, “Secara umum kami mewaspadai Barito Putra secara tim. Namun secara khusus, kami akan memberikan tugas kepada setiap pemain untuk memantau pemain Barito Putra agar mereka tidak bisa membobol pertahanan kami dengan leluasa.”

Sementara itu, kiper Diva United Mohammad Netshir menegaskan kesiapan Tangsel Warriors menghadapi Barito Putra di Liga 1 Indonesia BRI 2022/2023.

Mantan kiper Persib Bandung yang akrab disapa Deden itu mengaku sudah terbiasa dengan kondisi saat ini.

“Kalau main tanpa penonton, saya rasa para pemain sudah terbiasa dengan musim lalu. Jadi bagi kami sebagai pemain, kami harus siap memberikan performa terbaik di lapangan dalam kondisi apapun,” ujar Deden.

Drama mewarnai kemenangan enam gol Borneo FC atas PSIS Semarang
Stadion Haji Agus Salim dipastikan kembali jelang dimulainya Liga 2

Koresponden: Zahdiar Lais