jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 25, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Para ilmuwan telah mengidentifikasi protein di otak pasien skizofrenia yang bisa digunakan untuk obat-obatan untuk mengobati penyakit saraf.

Untuk mengidentifikasi obat yang efektif, Francesca Rapino, Leigh Rubin dan rekan dari Universitas Harvard, AS, telah mengembangkan metode yang efisien untuk membuat sejumlah besar astrosit manusia yang mensekresi C4 dari sel punca.

Dalam makalah yang baru-baru ini diterbitkan dalam Stem Cell Reports, para peneliti menindaklanjuti dengan menyaring 464 obat dan mengidentifikasi sekelompok kecil sekitar 20 yang mengurangi sekresi C4 dari astrosit. Obat ini efektif pada astrosit sehat dan astrosit yang dibuat dari sel induk skizofrenia.

AZ tentang Skizofrenia, Cara Pengobatannya

Sel-sel otak yang disebut astrosit mengatur respons imun dan inflamasi di sekitar otak dengan mengeluarkan protein imun seperti C4. Akibatnya, astrosit adalah target utama untuk terapi penipisan C4.

Perawatan yang mengurangi kadar C4 di otak dan mengurangi peradangan dapat bermanfaat bagi pasien skizofrenia, tetapi saat ini belum tersedia.

Pada skizofrenia, peningkatan kadar protein kekebalan C4 telah diukur di otak pasien, dan peningkatan kadar C4 karena variasi jumlah salinan dikaitkan dengan peningkatan risiko pengembangan skizofrenia.

Peradangan dan overaktivasi sistem kekebalan di otak dapat menyebabkan hilangnya sinapsis dan kematian neuron, yang menyebabkan penyakit saraf dan kejiwaan.

Penelitian ini membuka jalan baru untuk mempelajari respon inflamasi dan pengaturannya dalam astrosit manusia dan berfungsi sebagai platform untuk mengidentifikasi obat terapeutik dalam pendekatan skrining skala besar.

Psikiater: Masyarakat Harus Dilibatkan dalam Penanganan ODGJ

Penderita skizofrenia yang membunuh siswa sekolah dasar Shanghai dieksekusi

Paparan polusi udara menyebabkan skizofrenia

Penerjemah: Maria Cecilia Gallo Prayodia