Panitia perwakilan Bank Tanah mengkaji replika masterplan Passer Shamal Panjam

Kami telah mengalokasikan 1.873 hektar untuk land reform, kompensasi penanaman dan pengembangan masyarakat terdampak juga telah selesai.

JAKARTA (JurnalPagi) – Menteri Pertanahan dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Hari Murthy Yudhoyono (AHY) sebagai ketua dan anggota panitia Badan Bank Pertanahan dan Menteri Keuangan Sri Muliani sebagai anggota panitia, mengejek- up of the plan Diperiksa secara komprehensif (plan).

“Kami telah mengalokasikan 1.873 hektar untuk land reform terkait dengan kompensasi penanaman dan budidaya masyarakat terdampak, yang diselesaikan oleh tim terpadu yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” kata Parman Ntaatmaja, Kepala Badan Bank Tanah. Pernyataan di Jakarta, Jumat.

Parman menjelaskan konsep penataan ruang pembangunan di kawasan PPU. Kepada Menteri Keuangan Sri Molyani dan Menteri AHY memberikan pengarahan mengenai Proyek Bandara VVIP IKN dan Jalan Tol Sektor 5B yang dibangun di atas HPL (Hak Pengelolaan) Badan Bank Tanah.

Selain itu juga dijelaskan daerah-daerah yang menjadi objek land reform (TORA).

Menteri Keuangan Sri Mulian menyambut baik upaya yang dilakukan Badan Bank Tanah. Mantan CEO Bank Dunia ini berharap masterplan yang dibuat semakin mendukung kehadiran Ibu Kota Negara Indonesia (IKN).

Kehadiran Perwakilan Bank Tanah Disebut Menjamin Kepastian Hak Atas Tanah

Bank Tanah siapkan lahan untuk relokasi warga dengan komitmen dukung bandara IKN

“Tempat ini sangat mendukung IKN dan Balikpapan,” kata Sri Molyani.

Sementara itu, Menteri AHY mengatakan pembangunan HPL Badan Bank Tanah PPU akan sangat mendukung perekonomian masyarakat dan sekitarnya.

Ia meminta jajarannya mendukung Badan Bank Tanah dalam rangka percepatan pembebasan lahan, khususnya untuk mendukung IKN.

Lanjutnya, “Satu hal yang bisa kami laporkan saat ini adalah land bank yang bisa menunjang kawasan IKN ada 4000 hektar yang sedang kita siapkan menjadi land bank, sedang disiapkan 300 hektar.” Pembangunannya untuk bandara, sementara yang lain di daerah sekitarnya sedang dikonversi. Sistem pendukung yang penting bagi pejabat IKN.”

Sekadar informasi HPL, luas perwakilan Bank Tanah di kawasan PPU adalah 4.162 hektare. Dari jumlah tersebut, Badan Bank Tanah mengalokasikan lahan seluas 347 hektar untuk pembangunan Bandara IKN VVIP, tol IKN Seksi 5B 150 hektar, land reform 1.873 hektar, dan sisanya untuk kepentingan sosial, pemerataan ekonomi, dan kepentingan. Pembangunan nasional

Pengurus Badan Bank Tanah adalah Menteri ATR/Ketua BPN, Menteri Keuangan, dan Menteri PUPR.

Maket Master Plan PPU ditampilkan Badan Bank Tanah pada Rakernas Kementerian ATR/BPN Tahun 2024 di Jakarta yang diselenggarakan pada 6-9 Maret 2024.

Bank Tanah Laksanakan Reformasi di Bidang Pengadaan Tanah

Menteri ATR Lihat Kerjasama PT Timeh dan Badan Bank Tanah

Koresponden: Ajay Kakti
Redaktur: Agus Salim
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *