jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 22, 2024

Oleh karena itu, keselamatan adalah prioritas kami

JAKARTA (JurnalPagi) – Jadwal keberangkatan Kapal Motor (KM) Umsini dari Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok Jakarta menuju Kijang, Kepulauan Riau ditunda hingga pukul 21.25 WIB akibat gelombang tinggi, karena gelombang meningkat dari jadwal sebelumnya. Jumlah penumpang 133 orang.

Dengan penundaan tersebut, KM Umsini diperkirakan tiba di Kijang pada Kamis (29/12) pukul 06.00 WIB dengan membawa 133 penumpang.

Ribuan penumpang naik dan turun di Tanjung Priok, Selasa

“Umsini terlambat, faktor cuaca, gelombang tinggi. Jadi faktor keselamatan kita utamakan,” kata Pengawas Terminal Penumpang Terpadu Tanjung Priok Evrina Hermawati, Selasa.

Sebelumnya, KM Umsini dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok pada pukul 16.00 WIB. Namun, kapal baru merapat pada pukul 17.40 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mewanti-wanti gelombang tinggi antara lain di Samudera Hindia bagian barat, Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan Banten bagian selatan hingga Sumbawa, India bagian selatan. Samudera Banten ke Pulau Bali. .

Kemudian Perairan Utara Kepulauan Anambas-Natuna, Laut Jawa Bagian Timur, Laut Flores Bagian Timur, Laut Banda, Perairan Kepulauan Babar-Tanibar, Samudera Hindia Selatan NTB hingga NTT, Perairan Laut Natuna, hingga perairan Kepulauan Selyar.

Ribuan penumpang berduyun-duyun ke pelabuhan Tanjung Priok pada Senin malam

Kemudian diprakirakan gelombang sangat tinggi di Laut Natuna Utara dan Laut Arafuro.

KM Umsini sendiri menawarkan rute Kijang – Tanjuk Priok – Surabaya – Makassar – Maumere – Larantuka – Lewoleba – Kupang (PP).

“Jadi kami benar-benar mengutamakan keselamatan. Kami tidak memaksa mereka berangkat tepat waktu, kami membahayakan penumpang. Jadi yang terpenting adalah keselamatan pertamaOrina menambahkan.

Dengan pemberangkatan KM Umsini, jumlah penumpang yang berlabuh di pelabuhan penumpang Tanjung Priok pun bertambah menjadi 2.127 penumpang pada Selasa. Sedangkan 784 penumpang turun dari KM Sakura Express, KM Lawit, dan KM Umsini.

Sedangkan data akumulasi dari 18 Desember hingga 27 Desember 2022, jumlah penumpang yang turun di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok sebanyak 7.536 dan jumlah penumpang yang turun sebanyak 6.230.

Kementerian Perhubungan catat 3,9 juta penumpang jelang Natal

Peningkatan jumlah penumpang di Terminal Calidress mencapai 150%

Pembicara: Sochi Nurhaliza
Editor: Sorianto