jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 25, 2024

OJK bekerja sama dengan industri asuransi masyarakat untuk memastikan infrastruktur siap untuk penyelenggaraan asuransi wajib.

Jakarta (JurnalPagi) – Badan Jasa Keuangan (OJK) terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Program Asuransi Wajib. Tanggung jawab pihak ketiga (TPL) sesuai dengan tujuan pemerintah.

“Saat ini OJK terus berkoordinasi dengan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan dalam penyusunan PP program asuransi wajib yang akan diterbitkan sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah,” kata Ketua Eksekutif. Pengawas Asuransi, Penjaminan dan Pensiun OJK, Prastumiyo, di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, program tersebut memberikan manfaat pertanggungjawaban hukum atau TPL kepada pihak ketiga atas kerugian akibat kecelakaan kendaraan bermotor.

Namun, dia menjelaskan, asuransi wajib ini tidak menanggung biaya kecelakaan bagi masyarakat karena dijamin melalui PT Jasa Raharja.

Saat ini OJK sedang bekerja sama dengan industri asuransi masyarakat untuk memastikan infrastruktur siap untuk penerapan asuransi wajib, kata Ogi.

Dikatakannya, infrastruktur yang diinginkan terkait dengan fitur produk, besaran premi asuransi, mekanisme pembayaran premi asuransi, manfaat yang dibayarkan, dan mekanisme pembayaran klaim.

Ia juga mengatakan, hal lain yang sedang dipersiapkan adalah standarisasi bengkel yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan asuransi wajib ini.

Selain itu, Ogi juga menekankan perlunya pengembangan regulasi khusus asuransi kendaraan listrik. Ia mengatakan, pihaknya mendorong Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) segera menerbitkan ketentuan standar polis. menutupi Asuransi mobil listrik

“Hal ini didasari oleh pemikiran bahwa risiko yang ditanggung sedikit berbeda dengan asuransi mobil konvensional, sehingga risiko dan tarif preminya harus disesuaikan,” tegasnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Teknis 3 AAUI Wayan Pariama mengatakan pembentukan PP terkait asuransi TPL diharapkan bisa terealisasi pada tahun 2025.

Setiap ada PP pasti ada rencana. Untuk tahun depan, daftar program (yang dibuat PP) harusnya selesai pada Oktober atau November tahun ini. Ia juga mengatakan, Kami ingin mendorong agar PP terkait asuransi TPL masuk dalam daftar rencana pada Oktober ini.

OJK: Asuransi wajib merupakan rencana strategis dalam peta jalan industri asuransi

Koresponden : Uyu Septiyati Liman
Redaktur : Bodhisantoso Budiman
Hak Cipta © JurnalPagi 2024