jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 14, 2024

Padahal, dari segi insentif investasi, IKN ini paling menarik di Indonesia

JAKARTA (JurnalPagi) – Organisasi Ibu Kota Kepulauan (OIKN) menyebut insentif berinvestasi di wilayah nusantara, Kalimantan Timur, menjadi yang paling menarik di Indonesia.

“Padahal IKN merupakan yang paling menarik dalam hal insentif investasi di Indonesia. Belum pernah ada regulasi semenarik ini di Indonesia. Liburan pajakPengurangan pajak (Pemotongan pajak yang luar biasaMisalnya, kalau ada yang membangun jalan atau sekolah, kita bisa memotong pendapatan kotornya antara 200 hingga 350 persen, kata Agong Wikasono, Wakil Presiden Bidang Pembiayaan dan Investasi OIKN, dalam diskusi online di Jakarta, Senin.

Agong menambahkan, selain itu, menarik juga dalam hal pemanfaatan lahan, karena jangka waktu Hak Guna Bangunan (HGB) bisa mencapai 80 tahun, dan Hak Guna Usaha (HGU) 95 tahun dan bisa diperpanjang kembali.

Namun bagaimana caranya agar semua ini tetap berada di bawah kendali pemerintah? Pemerintahan masih eksis di IKN. Misalnya jangka waktu HGB 80 tahun dan HGB ada di tangan investor, namun skema HGB berdasarkan hak pengelolaan tanah. (HPL) dimana HPL tetap berada di tangan OIKN.”

Oleh karena itu, investor mempunyai hak untuk memanfaatkan lahan tersebut namun HPL tetap berada di tangan OIKN.

OIKN Sebut 60% Sampah IKN Harus Didaur Ulang

IKN Dibangun Sebagai Kota Ramah Lingkungan dan Individual

“HGU pun sama, walaupun jangka waktunya 95 tahun, HPL tetap berada di OIKN. Ini salah satu cara kita untuk mengontrol agar kedaulatan tetap berada di tangan pemerintah melalui OIKN. Khususnya bagi investor dalam negeri yang sedang “menanam modal” ,” kata Agong. Mereka menjadi pionir dalam berinvestasi.”

Investor asing mau masuk IKN dengan mitra investor dalam negeri, terbukti perusahaan masuk IKN dengan investor asing, dan OIKN sendiri punya yang namanya badan usaha terakreditasi Bina Karya.

Bina Kariya dapat bermitra dengan investor Bisnis ke bisnis “Jadi investor ini masih bekerja sama dengan OIKN dan kita kendalikan dan kelola,” kata Agung.

Sebagai informasi, insentif perpajakan yang diberikan pemerintah bertujuan untuk mendorong berbagai pihak agar ikut serta dalam pengembangan Ibukota Negara Republik Indonesia (IKN), khususnya pada aspek penanaman modal.

Saat ini pemerintah sedang mendorong partisipasi masyarakat melalui peluang investasi dengan berbagai insentif, mengingat besarnya kebutuhan finansial untuk pengembangan IKN. Mengingat hal tersebut, tentu saja kombinasi anggaran APBN dan non-APBN menjadi sangat penting.

Salah satunya adalah pemerintah memberikan insentif berupa Pengurangan super atau pengurangan pajak sampai dengan 200 persen dari biaya yang dikeluarkan bagi pelaku usaha yang ikut serta dalam pembangunan fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Pengurangan super atau insentif pengurangan pajak luar biasa adalah insentif pengurangan pajak dari pemerintah bagi pelaku usaha yang terlibat dalam program tertentu.

Lebih-lebih lagi, Pengurangan super Hingga 250% juga diberikan kepada perusahaan yang memberikan pelatihan vokasi berupa magang, praktek kerja lapangan (PKL) dan pembelajaran bagi mahasiswa di IKN.

OIKN: Angkutan Umum dan Mobilitas Aktif Jadi Prioritas IKN

Ketua OIKN: Jakarta Akan Jadi Pusat Bisnis dan Keuangan

Koresponden: Ajay Kakti
Redaktur: Agus Salim
Hak Cipta © JurnalPagi 2024