jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 24, 2024

JAKARTA (JurnalPagi) – Pada hari ini tahun lalu, Newcastle United masih berjuang di zona degradasi setelah 10 kekalahan dan hanya memenangkan satu dari 18 pertandingan mereka saat itu.

Tapi lihat Newcastle United hari ini. Mereka melesat bak meteorit untuk meraih posisi ketiga klasemen Liga Inggris, mengungguli Arsenal dan Manchester City.

The Magpies hanya kalah sekali di semua kompetisi sejauh musim ini dan telah memenangkan lima pertandingan liga terakhir mereka.

Klub yang belum pernah meraih trofi mayor sejak menjuarai Piala FA pada 1955 itu akan menjamu Leicester City pada Senin malam.

Newcastle telah mengalami transformasi dramatis dalam 14 bulan terakhir sejak dibeli oleh konsorsium yang dipimpin oleh Dana Investasi Publik Arab Saudi seharga £305 juta (Rs 5,75 triliun).

Sebelum dibeli oleh konsorsium yang dipimpin Saudi, keuangan klub, yang sebelumnya dimiliki oleh Mike Ashley, terhuyung-huyung karena kurangnya suntikan dana yang diperparah oleh kerusakan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Rejeki nomplok yang tiba-tiba dalam bentuk dana tak terbatas tidak mengubah Newcastle United menjadi George Run.

Sebaliknya, klub Newcastle-on-Tyne mengambil pendekatan yang cerdas dan terukur di bawah mantan manajer Bournemouth Eddie Howe.

BACA JUGA: Howe menantang Newcastle untuk membuat sejarah untuk menghindari degradasi

Akibatnya, apa yang terjadi di St James’s Park lebih merupakan evolusi daripada revolusi, sehingga dampak yang terlihat lebih bertahap daripada tiba-tiba.

Ketika Howe masuk menggantikan Steve Bruce, Newcastle berada di ambang terlempar ke Liga Champions.

Kurang dari 12 bulan berselang, The Magpies menjadi tim yang berpeluang meruntuhkan dominasi Arsenal, Manchester City, Tottenham Hotspur, Manchester United, Chelsea, dan Liverpool.

Selain memberikan efek transformatif pada sejumlah pemain Newcastle yang kurang bekerja seperti Jolinton, yang kini sukses mengubah dirinya menjadi gelandang box-to-box, Howe juga mengambil pendekatan yang masuk akal dan terukur saat memasuki bursa transfer.

Sejak dibeli oleh Saudi, Newcastle telah menghabiskan $3,9 triliun untuk delapan pemain top mereka. Ini luar biasa, tetapi semuanya secara teratur didorong oleh standar Liga Premier.

Strategi Newcastle mendatangkan pemain nampaknya sepi tapi meyakinkan, seperti saat mereka membeli Kieran Tripper dari Atletico Madrid hanya seharga $226 miliar di awal tahun 2022.

Newcastle, Bournemouth, Leeds awali musim baru dengan raihan tiga poin

Newcastle kalahkan Brentford 5-1, Leicester gagap

Selanjutnya: Itu tidak akan berhenti