Milinkovic-Savic mengatakan dia memiliki intuisi untuk mengakhiri ‘kutukan Milan’.

Jakarta (JurnalPagi) – Gelandang Lazio Sergej Milinkovic-Savic mengaku memiliki intuisi untuk mengakhiri kutukan Milan tak pernah mencetak gol, bahkan ia memilih melawan Milan dalam pertandingan sepak bola fantasi.

Lazio mengalahkan juara bertahan Milan 4-0 dalam pertandingan liga Italia yang dimainkan di Stadio Olimpico Roma pada Rabu pagi. Pada laga itu, Milinkovic-Savic mencetak gol pembuka untuk Biancocelesti.

Kemenangan itu juga mengantarkan Lazio ke peringkat tiga klasemen Liga Italia dengan raihan 37 poin, unggul selisih gol dari Inter Milan dan AS Roma.

“Saya membaca banyak artikel yang mengatakan bahwa saya tidak pernah mencetak gol melawan Milan, tapi saya merasa itu akan berubah malam ini. Saya mendapat tiga poin dalam sepakbola fantasi,” kata Milinkovic-Savic menurut Football Italia.

Dia menambahkan: “Itu mungkin malam yang indah, pertandingan hebat di depan para penggemar kami, semua orang bermain bagus dan itu adalah hasil yang pantas. Sekarang kami harus tetap di lapangan dan tetap tegak, kami akan terus maju.”

Milan kalah dari Lazio dengan 4 gol tak terjawab

Milinkovic-Savic tidak menahan optimismenya ketika ditanya apakah suatu hari nanti Lazio bisa memenangkan liga di bawah asuhan Maurizio Sarri.

“Mengapa tidak? Jika kami bermain seperti ini melawan juara bertahan, mengapa kami tidak bisa melakukannya,” kata pemain Serbia itu.

Setelah kalah 2-1 melawan Lecce dan bermain imbang 2-2 melawan Empoli dalam dua pertandingan pertama mereka di tahun 2023, Lazio mencatatkan rekor positif dalam tiga pertandingan terakhir mereka.

Tim ibu kota menang 2-0 di Sassuolo di liga, kemudian menang 1-0 melawan Bologna di Coppa Italia dan kemudian menang melawan AC Milan.

Namun, Lazio tertinggal jauh dari pemuncak klasemen Napoli yang mengoleksi 50 poin dari 19 pertandingan, 13 poin.

Gol tunggal Baldanzi membuat Empoli membungkam Inter dengan skor 1-0
Juventus berbagi poin usai bermain imbang 3-3 dengan Atalanta
Paulo Dybala menjadi sosok penting usai mengalahkan Roma Spezia 2-0

Penceramah : Rauf Ender Adipati
Editor: Dadan Ramdani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *