Microsoft akan memberhentikan 1.900 karyawan di Activision Blizzard dan Xbox

JAKARTA (JurnalPagi) – Microsoft memberhentikan 1.900 karyawan di Activision Blizzard dan Xbox pada minggu ini, pengurangan terbaru di sektor teknologi yang memperpanjang PHK besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir hingga tahun 2024.

Pemotongan ini mencakup sekitar 8 persen dari seluruh divisi game Microsoft, dan sebagian besar terjadi di Activision Blizzard.

Presiden Blizzard Mike Yabara dan chief design officer Alan Edham juga akan meninggalkan perusahaan untuk sementara. permainan bertahan hidup Menurut Microsoft, Blizzard yang diumumkan sebelumnya telah dibatalkan.

Berita ini muncul beberapa bulan setelah Microsoft menyelesaikan kesepakatan senilai $69 miliar (Rs. 1,08 kuadriliun) untuk Activision Blizzard, meningkatkan pengaruhnya di pasar video game dengan judul-judul blockbuster termasuk Call of Duty untuk bersaing dengan pemimpin di industri ini. Sony.

Microsoft, OpenAI digugat penulis atas pelatihan AI

Pengumuman Microsoft akan memberhentikan 1.900 pekerjanya Video game Hal ini memperjelas bahwa, bahkan ketika Anda bekerja untuk perusahaan yang sukses dalam industri yang sangat menguntungkan, penghidupan Anda tidak akan terlindungi tanpa adanya suara di tempat kerja.”

“Kami akan terus mendukung para pekerja di Microsoft dan seluruh industri video game yang menginginkan suara serikat pekerja di tempat kerja,” tambahnya.

Beberapa perusahaan besar lainnya seperti Alphabet, Amazon.com dan eBay juga telah memberhentikan ribuan karyawannya dalam beberapa pekan terakhir untuk memangkas biaya dan meningkatkan profitabilitas.

Secara total, lebih dari 21.000 pekerja di 76 perusahaan teknologi diberhentikan pada bulan Januari, menurut situs pelacakan Layoffs.fyi.

Menurut laporan Challenger, Gray & Christmas awal bulan ini, sektor teknologi diperkirakan akan kehilangan 168.032 pekerjaan hingga tahun 2023, yang merupakan jumlah PHK terbesar di antara industri. Ini termasuk lebih dari 10.000 pengurangan di Microsoft.

Analis dan pakar industri memperkirakan akan lebih sedikit PHK tahun ini karena perusahaan-perusahaan yang berlomba mengejar ketertinggalan di sektor kecerdasan buatan (AI) kemungkinan besar akan melakukan perampingan untuk mengimbangi miliaran dolar yang mereka keluarkan untuk teknologi tersebut.

The Verge adalah orang pertama yang melaporkan berita PHK terbaru Microsoft. Demikian dilansir Reuters pada Jumat (26/1) waktu setempat.

Microsoft Kini Mendukung Rapat Virtual 3D dan Virtual Reality

Bekerja sama dengan Microsoft, Cognizant memperkenalkan asisten inovasi bertenaga AI.

Microsoft Tawarkan Langganan AI Copilot Senilai Rp 311 Ribu

Penerjemah: Fetor Rochman

Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *