Menteri PUPR menargetkan tol Cisumdawu beroperasi penuh pada Februari 2023

Jakarta (JurnalPagi) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan ruas tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu) secara umum akhir Februari tahun ini.

“Kami berharap Sisumdau sudah bisa dioperasionalkan secara penuh pada akhir Februari tahun ini,” kata Basuki dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa.

Basuki akan berupaya menyelesaikan pengoperasian tol Cisumdawu pada akhir Februari.

Kementerian PUPR mendorong Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Provinsi Jawa Barat.

Penyelesaian Tol Cisumdawu sepanjang 62 kilometer sangat penting untuk efektivitas operasional Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, serta pengembangan ekonomi wilayah Pantura Jawa Barat, dari Cirebon, Indramayu, Majalengka hingga Kuningan (Ciayu). Majakoning) Jawa Barat.

Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp 5,5 triliun. Dari enam sektor tersebut, sektor 1 dan 2 sedang dikerjakan pemerintah sebagai bagian dari Viability Gap Fund (VGF) untuk meningkatkan kelayakan investasi jalan tol. Sedangkan seksi 3-6 ditangani oleh badan usaha jalan tol PT. Citra Karya Jabar Tol (CKJT).

Cileunyi-Pamulihan Seksi 1 sepanjang 11,45 km dari Januari 2022 dan Pamulihan-Sumedang Seksi 2 sepanjang 17,05 km progres fisik 94,7%, tinggal pekerjaan lereng dan lansekap.

Total seksi 3-6 yang dikerjakan BUJT sepanjang 33,21 km. Sumdang-Simalaka Seksi 3 sepanjang 4,05 km sudah 100% selesai. Kemudian konstruksi Cimalaka-Legok seksi 4 sepanjang 8,20 km, konstruksi seksi 4A sebesar 87,93% dan seksi 4B sebesar 58%.

Seksi 5 Legok – Ujungjaya sepanjang 14,9 km, progres konstruksi 5A 60,9% dan 5B 63%. Sedangkan Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan untuk 6A progresnya 98,2% dan untuk 6B progres fisiknya 100%.

Salah satu tantangan pembangunan Ruas Tol Cisumdawu Seksi 2 hingga 5 adalah pengelolaan lereng dengan kerawanan longsor yang tinggi. Saat ini telah dilakukan beberapa upaya antara lain menggali atau mengganti tanah, memperkuat lereng, mengisi sumur dengan sistem pemompaan, dan menambahkan tanah untuk melunakkan lereng.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat minta pengawasan optimal penyelesaian Tol Cisumdawu.

Tol Cisumdawu Seksi 1-4 Beroperasi Mulai Desember 2022.

Koresponden: Ajay Kakti
Editor: Budi Suyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *