jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 20, 2024

JAKARTA (JurnalPagi) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Ari Setiadi menunjukkan sejumlah prestasi di sektor digital Indonesia kepada perwakilan negara lain di World Information Society (WSIS)+20 Forum 2024.

Pada acara yang diselenggarakan oleh International Telecommunication Union (ITU), Menteri Komunikasi dan Informatika melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa digitalisasi di Indonesia sedang bersiap untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Pembangunan sektor digital di Indonesia adalah untuk mewujudkan konektivitas yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan untuk mencapai Visi Emas Indonesia 2045,” ujarnya pada acara WSIS+ 20 Forum 2024 Ministerial Roundtable di Geneva International Conference Center (CICG), Selasa.

Menkominfo Terima ITU Award atas nama Indonesia di WSIS 2024

Salah satu prestasi yang kami banggakan di bidang manajemen kecerdasan buatan Kecerdasan buatan (AI). Masalah ini selalu diungkapkan Indonesia dalam berbagai kesempatan di forum internasional Kecerdasan buatan (AI/kecerdasan buatan) dapat menjaga prinsip-prinsip kemanusiaan.

Karena AI bukan sekedar teknologi, namun merupakan sebuah isu Rakyat Kata Menkominfo (rakyat) dan kemanusiaan.

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Ari meyakini berbagai inisiatif transformasi digital yang dilakukan Indonesia diakui sebagai rujukan global, terbukti dengan penghargaan yang terus diterima Indonesia dalam beberapa tahun terakhir di ITU WSIS Forum.

Ministerial Roundtable WSIS+ 20 Forum 2024 merupakan ajang bagi para pemangku kepentingan terkait dari berbagai negara untuk membahas sejumlah isu perkembangan teknologi di komunitas global seperti kecerdasan buatan dan perkembangan teknologi digital. Forum tersebut diselenggarakan di bawah kepemimpinan Doreen Bogdan Martin, Sekretaris Jenderal ITU, dengan dihadiri para pemimpin organisasi internasional dan sekitar 35 menteri telekomunikasi/digital dari berbagai negara di dunia.

Secara keseluruhan, pertemuan tersebut menyepakati pengembangan sektor digital yang inklusif, berpusat pada manusia, dan berorientasi pada pembangunan. Para pemimpin ini berpandangan bahwa dunia harus memberikan perhatian khusus terhadap kepentingan negara-negara selatan (global South) sesuai dengan prinsip keberlanjutan dan pemerataan pembangunan untuk semua.

Negara-negara peserta juga diajak untuk mengantisipasi berbagai isu yang muncul seperti kecerdasan buatan, aliran data lintas batas, pengembangan dan literasi talenta digital, manajemen misinformasi, konektivitas yang adil, keamanan siber, serta beberapa isu prioritas lainnya.

Konferensi Tingkat Menteri WSIS tahun 2024 juga menyepakati bahwa pembangunan di sektor telekomunikasi dan digital mengikuti prinsip-prinsip inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Wamenkominfo Ajak Masyarakat Pilih 12 Karya TIK di WSIS 2024 Awards.

Kehadiran Starlink dan Pentingnya Menjaga Kedaulatan Siber

Indonesia dan Finlandia sedang mempertimbangkan kerja sama di bidang digitalisasi

Dirjen SDPPI: Insentif Operator Seluler Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Editor: Natisha Andarningtias
Hak Cipta © JurnalPagi 2024