jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 25, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Ari Setiadi menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam meningkatkan ekonomi digital untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan digitalisasi baik di Indonesia maupun di negara berkembang.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pertemuan bilateral dengan Digital Cooperation Organization (DCO) di Jenewa, Swiss.

“Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari puluhan ribu pulau. Ini merupakan tantangan besar bagi kami dalam membangun ekonomi digital. Kami berkomitmen untuk tidak meninggalkan siapa pun,” kata Bodi Ari dalam siaran pers, Senin.

Menkominfo: RI optimalkan pertumbuhan ekosistem digital

Menkominfo: Tata kelola logistik penting agar ekonomi digital bisa berkembang

Ia mengatakan, Indonesia bahkan telah meluncurkan e-Government di Jakarta hari ini.

Menteri Budi Ari dan tim juga menekankan pentingnya kerja sama untuk memajukan negara-negara berkembang di Global South.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DCO Dima Al Yahya menjelaskan DCO terus mendorong dan mengembangkan digitalisasi dan ekonomi digital di banyak negara.

Ia berbagi tantangan yang dihadapi negara-negara berkembang di Afrika dan Timur Tengah.

“Kami juga berkomitmen untuk mendorong keterlibatan dan partisipasi perempuan dalam ekonomi digital,” kata Dimeh.

Ia kemudian mengundang Bodi Ari untuk menghadiri Sidang Umum DCO yang akan diselenggarakan pada Februari 2025 di Amman, Yordania.

Budi Ari menanggapinya dengan mengundang Deemah menghadiri pembukaan Pusat Data Nasional yang didirikan pemerintah Indonesia di Cikarang pada akhir Agustus lalu.

Dalam pertemuan ini dibahas mengenai percepatan dan keberlanjutan ekonomi digital di Indonesia dan dunia.

Pertemuan tersebut dilaksanakan pada pukul 10.00 waktu setempat di Geneva International Convention Center (CICG).

Bodi Ari bersama sejumlah perwakilan Komnekominfo bertemu dengan Sekjen DCO Dimeh Al Yahya dan tim.

Budi Ari didampingi Direktur Jenderal Pos dan Informatika Wayan Tony Soprianto, Wayan Tony Soprianto serta staf khusus Menkominfo Saruto, Dedi Permadi, Daniel Hotagalong dan Jobpi Sugiharto.

Komifo: Potensi ekonomi digital mencapai $360 miliar pada tahun 2030.

Transformasi digital dukung cita-cita RI menjadi negara dengan ekonomi terkuat kelima

Kementerian Kominfo undang industri bahas pemanfaatan kecerdasan buatan untuk ekonomi digital

Koresponden: Fetor Rochman
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024