Menkominfo meminta platform digital mencegah publikasi konten negatif pemilu

JAKARTA (JurnalPagi) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Ari Setiadi meminta platform digital dan pemangku kepentingan aktif mencegah publikasi konten negatif dan hoaks terkait Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Saya tegaskan, segala upaya pengendalian penyebaran konten negatif terkait pemilu harus diperkuat dan ditanggapi dengan serius. Untuk itu saya secara khusus meminta kepada Meta, Tik Tok, Twitter, YouTube dan Google serta Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, RRI dan LKBN JurnalPagi untuk lebih aktif mendukung sosialisasi pemilu damai 2024. Siaran pers, Rabu

Menurut Bodhi-Ari, beberapa upaya harus dilakukan untuk mengatasi konten negatif tersebut, yakni memberikan penjelasan dan kontra narasi.

Menkominfo ajak JurnalPagi dan RRI kerja sama di Pemilu 2024.

Menurut Menteri Budi Ari, berbagai inisiatif dan kolaborasi telah dilakukan untuk mendukung agenda pemilu damai 2024. Meski demikian, konten negatif masih banyak ditemukan di ruang digital.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, konten hoaks terkait pemilu meningkat selama periode 1 Juli 2023 hingga 27 Januari 2024, mencapai total 2.852 konten di berbagai platform, kata Bodhi.

Dari hasil pantauan tim Mesin Penghapusan Konten Negatif (AIS) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), ditemukan publikasi konten negatif di platform Facebook sebanyak 1224, X (eks Twitter) 953, dan TikTok 411 . , konten Instagram 198, YouTube 36 dan Snack Video 30.

Ajakan Menkominfo kepada Pemuda Atasi Isu Kecurangan di Pemilu 2024

Melihat permasalahan tersebut, Menkominfo mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kerja sama dalam menangani konten negatif dan penipuan terkait pemilu.

Menekankan LPP dan platform digital mempunyai peran penting dalam mendukung agenda pemilu damai 2024, Menteri Budi Ari menekankan upaya pelestarian ruang digital agar berbagai informasi penting seputar pemilu dapat menjadikan masyarakat mendukung terlaksananya hal tersebut. program. Pesta demokrasi yang damai, aman dan menguntungkan.

Saya juga mengimbau seluruh platform media sosial untuk lebih serius, tanggap, dan cepat menangani konten palsu, ujaran kebencian, dan konten lainnya yang melanggar aturan dan ketentuan Pemilu 2024, apalagi di masa kritis yang baru menginjak 14 tahun ini. . Bodi menambahkan: Beberapa hari sebelum pemilu.

Menkominfo ajak masyarakat lakukan kampanye cerdas dukung pemilu damai

Koresponden: Pamela Sakina
Redaktur : Siti Zulikha
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *