Menkominfo: Akses Internet adalah hak rakyat

JAKARTA (JurnalPagi) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Mancominfo) Budi Ari Setiadi mengatakan akses koneksi internet merupakan hak masyarakat dan menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan fasilitas tersebut.

Hal itu diungkapkannya pada peresmian pengoperasian BTS 4G dan integrasi stasiun bumi Satelit Republik Indonesia-1 (SATRIA-1) di kawasan Pulau Talawed, Sulawesi Utara, Kamis.

“Kami berharap pembukaan ini menjadi babak baru bagi kita semua untuk terus meningkatkan akses masyarakat terhadap konektivitas untuk itu. Bandwidth “Bagi masyarakat, akses terhadap koneksi internet adalah hak masyarakat,” kata Bodhi-Ari.

Bodi mengatakan, selain memenuhi kebutuhan masyarakat akan sandang, pangan, dan papan, pemerintah juga mempunyai kewajiban menyediakan akses internet, sebagaimana anjuran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan badan global lainnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan membangun kurang lebih 5 ribu BTS 4G dalam empat bulan

Dalam kesempatan tersebut, Menkominfo juga menyinggung proyek pembangunan BTS 4G di daerah tertinggal, perbatasan, dan terluar (3T), khususnya Papua, yang masih menghadapi tantangan geografis dan permasalahan keamanan.

Hingga saat ini, total sudah ada 4.990 tiang BTS 4G baru yang beroperasi di seluruh Tanah Air, namun masih ada sekitar 630 lagi yang masih harus dikerjakan, termasuk di Papua yang rencananya akan selesai dalam tiga bulan atau sekitar semester pertama. tahun 2024.

“Kami juga berharap dapat bekerja sama dan berkoordinasi dengan Panglima TNI untuk bersama-sama menyelesaikan pembangunan BTS di wilayah Papua karena tantangan geografis, masalah lingkungan hidup dan lain sebagainya,” tambah Bodi Ari.

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui badan layanan publiknya, Badan Akses Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), membagi pembangunan infrastruktur menjadi dua tahap.

Presiden Perintahkan Panglima dan Kapolri Awasi Proyek BTS 4G di Papua

Tahap pertama selesai pada tahun 2020 dengan pembangunan 1.682 layanan, dan seluruh layanan telekomunikasi bermigrasi ke jaringan 4G pada tahun yang sama. Sedangkan untuk tahap kedua, pengerjaan BTS dibagi menjadi dua tahap pada tahun 2021 dan 2022 sebanyak 5.618 tempat.

Kedua, terjadi kasus hukum dan tertundanya proyek infrastruktur digital BTS 4G untuk masyarakat di 3T. Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang melakukan perubahan struktural di BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika dan berupaya menyelesaikan proyek ini pada tahun 2023.

Pembiayaan pembangunan BTS 4G dipercepat dengan dana dari APBN dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dikelola oleh BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Jokowi Singgung Korupsi di Peresmian BTS 4G dan Satelit Satria-1

Koresponden: Pamela Sakina
Redaktur : Siti Zulikha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *