jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 20, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Ardiansjah Dara Sejahruddin mengatakan, rutin mengganti pakaian dalam tiga hingga empat kali sehari dapat meminimalkan kemungkinan terjadinya masalah pada area vagina, termasuk keputihan.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa, Dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin SpOG, M.Kes, FICS mengatakan vagina hampir selalu tertutup sehingga lembab dan rentan kuman.

“Jadi ada mikroba yang disebut anaerob, itu mikroba yang tumbuh di tempat yang kekurangan udara. Maksudnya apa? Vagina tidak boleh sering-sering ditutup,” kata lulusan Universitas Hasanuddin itu.

Mengenakan pembalut atau celana jeans ketat dalam jangka waktu lama dapat membuat vagina rentan tertular kuman, katanya, sehingga keluarnya lendir atau cairan bening sebagai bagian dari mekanisme perlindungan. Sekresi lendir atau cairan bening ini disebut keputihan.

“Sebenarnya image perempuan pakai rok itu yang jadi tujuannya…kalau pakai celana baggy, berbahan kain atau katun, nggak apa-apa. Jadi, yang paling basic dulu, ganti celana dalam secara rutin.” Dia berkata.

Ketahui Gejala Infeksi Jamur Vagina
Penyebab keputihan tidak normal pada wanita

Dokter Ardiansjah menganjurkan agar wanita mengganti pakaian dalam tiga hingga empat kali sehari untuk mencegah masalah pada area vagina.

Dalam hal ini, disarankan menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun atau bahan lain yang cepat menyerap keringat.

“Jadi misalnya makan siang kalau kencing, cuci celana, langsung ganti celana dalam yang baru. Nanti kalau pulang, pakai yang baru,” kata Ardiansjah.

Kemaluan Gatal Bisa Karena Peradangan atau Infeksi
Penggunaan antiseptik pada vagina hanya diperbolehkan pada saat gatal

Koresponden: Harilvita Dharma Shanti
Redaktur: Meriati
Hak Cipta © JurnalPagi 2024