jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 20, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Waman Kominfo) Nezar Patria mengatakan percepatan pemerataan komunikasi dan penciptaan lebih banyak talenta menjadi kunci sukses digitalisasi provinsi Aceh.

Terkait pemerataan koneksi, Nizar dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan Kementerian telah mempercepat pengembangan koneksi jaringan Internet untuk wilayah yang masih tergolong dalam kategori akses internet. titik kosong (Sinyal telekomunikasi tidak tersedia) di Aceh.

“Sebenarnya ini yang paling mendasar, khususnya mengenai infrastruktur terkait konektivitas di Aceh,” kata Nezar.

Rekomendasi ATSI untuk menurunkan BHP dipandang sebagai insentif 5G yang realistis

Kementerian Komunikasi dan Informatika terus berkoordinasi dengan dinas komunikasi dan informasi pemerintah provinsi untuk memetakan tempat-tempat di Aceh yang masih dalam kondisi buruk. titik kosong. Komunikasi intensif telah dilakukan oleh Departemen Umum Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Nizar mengatakan, Departemen ini diminta untuk mempercepat pengurangan tersebut. titik kosong Area praktis

“Sekitar 100 tempat kalau tidak salah titik kosongujar Nizar.

Jika titik kosong Jika masuk dalam kategori daerah tertinggal, perbatasan, dan eksternal (3T), maka pembangunan infrastruktur digital dipercayakan kepada Badan Akses Komunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika. Sedangkan jika titik kosong Jika masuk dalam kategori kawasan usaha, koordinasi akan dilakukan dengan penyedia layanan seluler agar pelaku usaha dapat segera memfasilitasi akses konektivitas di kawasan tersebut.

Selain menyiapkan infrastruktur yang diharapkan mudah diakses, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga berupaya mensukseskan digitalisasi nasional, termasuk di Aceh, dengan mencetak talenta-talenta digital. Pencetakan talenta digital dilakukan sedemikian rupa sehingga masyarakat dapat memanfaatkan konektivitas digital yang disediakan dengan lebih baik.

Salah satu kelompok yang disasar untuk menjadi talenta digital adalah mahasiswa. Nizar mengajak para mahasiswa untuk hadir untuk menerima pelatihan terkait perkembangan teknologi.

Dalam pesannya, Nizar menyampaikan: Manfaatkan kesempatan ini dan belajar memperluas wawasan di bidang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya isu-isu digital.

Digitalisasi memungkinkan setiap orang berkomunikasi lintas batas wilayah. Oleh karena itu, digitalisasi menekankan pentingnya pendidikan dan penguasaan kompetensi dasar sebagai prasyarat dalam bekerja.

Perkembangan dunia digital memerlukan penguasaan teknologi yang kompeten agar dapat melahirkan inovasi-inovasi baru.

BAKTI Kominfo targetkan seluruh desa terhubung secara digital pada tahun 2025

Dirut IKP, Nilai Penetrasi Internet di Indonesia Meningkat

Lelang Frekuensi Hasil Dividen Digital ASO Akan Digelar Tahun 2024

Editor: Natisha Andarningtias
Hak Cipta © JurnalPagi 2024