Memiliki kulit yang lebih sensitif, inilah pentingnya menggunakan produk perawatan kulit untuk bayi

Mengunggah…

Dibandingkan dengan orang dewasa, kulit bayi sebenarnya lebih sensitif dan rentan mengalami masalah kulit seperti kulit kering, mengelupas, atau gatal. / Foto: tangkapan layar YouTube Partai Prindoo

Jakarta – Perawatan kulit tidak hanya dibutuhkan oleh orang dewasa. Ya, bayi juga membutuhkan perawatan kulit.

Dibandingkan dengan orang dewasa, kulit bayi sebenarnya lebih sensitif dan rentan mengalami masalah kulit seperti kulit kering, mengelupas, atau gatal.

Kerentanan berbeda inilah yang bisa menyebabkan bayi mudah marah karena merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, orang tua harus mengetahui cara merawat kulit bayinya dengan baik agar kulitnya tetap sehat dan tidak mudah kering.

Terus berkembang, apa saja tantangan dalam bisnis produk perawatan bayi?

Felicia Deborah Idama, CEO dan Founder Malo Indonesia, mengatakan: “Salah satu alasan bayi membutuhkan produk skin care adalah karena kulit merupakan salah satu bagian yang sering bersentuhan langsung saat bayi berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. . dengan orang tua mereka

Felicia mengatakan di podcast Real Action: “Kulit adalah dasar cinta. Terutama untuk anak-anak. Kita memeluk anak-anak, interaksi apa yang ada? Di kulit. Di mana kita mencium anak-anak? Di kulit. Pokoknya semuanya kulit. Adalah.” Dengan judul mempersiapkan masa depan anak melalui terapi, apakah bisa? Di kanal YouTube Partai Perindo, Rabu (25/1/2023).

Felicia melanjutkan, “Jadi bayangkan kulit anak teriritasi. Satu, dia tidak nyaman. Seperti anak saya, ketika dia terkena eksim, dia tidak bisa tidur sepanjang malam karena terus menggaruk.”

Selain itu, balita biasanya mulai aktif bermain di lingkungan sekitarnya. Saat bermain, biasanya badannya mudah berkeringat dan membuat si kecil merasa tidak nyaman. Nah, dengan memberikan produk perawatan kulit bayi baik sebelum maupun sesudah aktivitas tersebut, kondisi seperti itu bisa dihindari.

“Jadi kedua, ketika kulit balita tidak dirawat sebagaimana mestinya, kita sebagai orang tua secara psikologis berkata, ‘Wahai anakku, jangan main kotor,’ ‘Anakku, jangan main panas. ‘” Felicia menjelaskan: “Meskipun waktu terbaik bagi anak-anak untuk mengeksplorasi, untuk anak-anak.

Faktanya, sebuah penelitian dari jurnal yang diterbitkan oleh National Library of Medicine menemukan bahwa lapisan epidermis kulit bayi 20% lebih tipis dari kulit orang dewasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *