jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 20, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Larry Hogan, Gubernur Maryland, Amerika Serikat, mengeluarkan perintah darurat yang melarang perangkat dan jaringan pemerintah untuk menginstal aplikasi TikTok.

Dalam rilis berita Reuters pada hari Rabu, Hogan melarang platform buatan China dan Rusia karena menimbulkan “tingkat risiko keamanan yang tidak dapat diterima bagi negara.”

Kantor eksekutif di Maryland diharuskan untuk menghapus produk ini dari jaringan komersial dan mencegah akses ke program tersebut.

TikTok mengatakan langkah untuk melarang aplikasi itu dipicu oleh informasi yang salah.

“Kami kecewa banyak kantor pemerintah dan universitas negeri yang menggunakan TikTok untuk membangun komunitas dan menghubungkan konstituen tidak lagi memiliki akses ke platform kami,” kata TikTok.

Gubernur South Dakota Christy Nome menandatangani perintah eksekutif minggu lalu yang melarang pegawai negeri dan kontraktor memasang TikTok di perangkat resmi.

Gubernur Carolina Selatan Henry McMaster pada hari Senin meminta kantor negara bagiannya untuk melarang pemasangan TikTok di ponsel dan komputer di negara bagian tersebut.

Direktur FBI Chris Wray mengatakan bulan lalu bahwa aktivitas TikTok di Amerika Serikat menimbulkan masalah keamanan nasional. Pemerintah China berisiko menggunakan program ini untuk memengaruhi pengguna atau mengontrol perangkat.

Wray juga prihatin dengan penggunaan aplikasi TikTok untuk mengontrol perangkat lunak di jutaan perangkat.

Voila.id membuka outlet online di toko TikTok

Cara TikTok Meningkatkan Pemerataan Akses UMKM untuk Menggunakan Layanan

Wujudkan Pesatnya Pelayanan Kependudukan Kota Depok dengan Inovasi

Penerjemah: Natisha Andarningtias