jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Perjalanan Portugal dan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2022 harus berakhir setelah kalah 1-0 dari Shock Maroko pada laga perempat final di Stadion Al Thamama, Doha, Sabtu malam WIB.

Satu-satunya gol Youssef N. Nisri pada pertandingan ini membuat Maroko melaju ke babak semifinal, di mana akan berhadapan dengan pemenang pertandingan perempat final lainnya antara Prancis dan Inggris.

Kemenangan itu juga menjadikan Maroko sebagai negara Afrika pertama yang lolos ke Piala Dunia.

Portugal menciptakan peluang pertama lima menit memasuki pertandingan. Sebuah umpan silang dari kanan disambut Joao Felix dengan sundulan loncat, namun bola berhasil dihalau kiper Yassin Bono.

Maroko merespons dengan serangan balik yang berbahaya. Yahya Atiyatullah melakukan umpan silang dari sayap kiri ke kotak penalti. Diego Dalot bisa menghentikan pergerakannya hingga sepak pojok berakhir.

Preview Perempat Final Piala Dunia 2022: Portugal vs Maroko

Sepak pojok disundul oleh Hakim Zych, namun usahanya masih melebar dari gawang Diego Costa.

Portugal mengancam gawang Maroko pada menit ke-30. Tendangan Joao Félix dari luar kotak penalti membentur Jowad El Yamiq dan bola rebound, namun kembali melebar tipis ke gawang Maroko.

Lima menit berselang, giliran Maroko yang menciptakan peluang. Salim Amallah mengikuti umpan silang dari kiri namun tembakannya melebar. Kemudian Sofiane Boufal memblokir tembakan yang terlalu mudah bagi Diego Costa.

Maroko mampu memecah kebuntuan pada menit ke-42. Atiyatullah mengirim umpan dari sayap kiri ke area penalti, yang diselesaikan oleh sundulan Youssef N Nesri ke gawang Portugal. Maroko memimpin 1-0.

Portugal bisa saja hampir menyamakan kedudukan di penghujung babak pertama, andai saja tembakan Bruno Fernandes tidak membentur mistar gawang.

Babak pertama berakhir dengan Maroko menang 1-0 melawan Portugal.

Setelah turun minum, permainan masih dalam volume tinggi.

Skuad Portugal Vs Maroko: Cristiano Ronaldo Kembali Dipesan

Pada menit ke-52, Santos memasukkan Cristiano Ronaldo sebagai pengganti Ruben Neus agar lebih bertenaga menyerang.

Portugal menciptakan situasi berbahaya pada menit ke-58. Sebuah umpan silang dari kanan bisa dikirimkan Goncalo Ramos di kotak penalti, namun bola masih melebar dari gawang Bono.

Lima menit berselang, tembakan Bruno Fernandes dari dekat kotak penalti masih melebar.

Portugal terus menyerang di sisa pertandingan. Umpan Ronaldo ke Joao Félix disambut dengan tendangan kaki kiri yang kuat, namun tembakannya dikirim ke sudut atas gawang Maroko. Sayang, Bono masih berhasil mengamankan gawangnya dengan penyelamatan gemilang.

Waktu Portugal hampir habis. Maroko mengerahkan hampir semua pemainnya untuk bertahan.

Maroko hampir menggandakan keunggulan mereka dengan serangan balik cepat. Walid Chedira menerima umpan terobosan dan langsung masuk ke area penalti Portugal.

Namun tembakan Chedira diblok oleh Diogo Costa. Portugal kemudian gagal memaksimalkan peluangnya setelah tembakan Ronaldo berhasil diselamatkan Bono.

Ronaldo: Timnas Portugal Begitu Kompak Tak Terpecah-pecah Asing

Dengan permainan masih dalam masa injury time, Maroko terpaksa bermain dengan 10 orang saat Chedira mendapat kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran berat terhadap Joao Felix.

Kemudian wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Maroko berhasil mempertahankan keunggulannya dan berhak melaju ke babak semifinal.

Ronaldo sendiri langsung meninggalkan lapangan sambil menangis karena mungkin ini Piala Dunia terakhirnya.

Mengantri:
Maroko (4-3-3): Bono, Saiss (dari menit ke-57), Hakimi, El Yamiq, Atiyatullah, Zich, Amrabat, Amallah (Chedira 65 menit), Onahi, Boufel (Jabraneh 82), Al-Nisri (Banon 65′)

Portugal (4-3-3): Diego Costa, Pepe, Rafael Guerrero (Canlo 51 menit), Ruben Dias, Diego Dalot (Ricardo Huerta 79 menit), Ottavio (Vitinia menit 69), Ruben Nos (Ronaldo 52 menit), Bruno Fernandez, Bernardo Silva, Joao Felix, Goncalo Ramos (Leo 69′)

Portugal tantang Maroko dengan mengalahkan Swiss 6-1 di babak perempat final.

Koresponden: Hendry Sukma Indravan
Editor: Teguh Handoko