jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

Nila Molok, mantan Menteri Kesehatan, menekankan pentingnya memperhatikan kandungan gizi makanan yang diberikan pada anak untuk mencegah stunting.

Saat ketemu Nila bilang, “Kalau anak kita kasih makan itu namanya protein, karbohidrat, vitamin, mineral. Jangan kasih nasi goreng sama mie, dua-duanya apa? Karbohidrat. Mana proteinnya? Coba telur. Telur.” Ayam rebus adalah protein yang baik.” di Jakarta Selatan, Rabu.

Menurut Menkes periode 94-93, selain anak-anak, ibu hamil juga harus diberikan makanan dengan kandungan gizi lengkap dan seimbang agar anaknya terhindar dari risiko stunting.

Bapanas Sebut FSVA Sebagai Otoritas Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting

Nila juga mengingatkan, jika penyiapan makanan bergizi dimulai sejak anak masih dalam kandungan hingga usia 2 tahun, maka perawakan pendek bisa dicegah secara efektif.

Jika penyiapan makanan bergizi baru dimulai setelah usia 2 tahun, hal ini hanya akan meningkatkan kemampuan otak dalam memahami dan memberikan energi pada anak.

Setidaknya kalau itu makan siang untuk anak di atas dua tahun, Anda bisa menguranginya saja agar mereka tidak punya otak.hangAtau meningkatkan konsentrasi anak saat belajar. “Ini membantu mereka memahami pelajaran dengan lebih mudah,” kata Neela.

Sebelumnya, Wakil Presiden Bidang Kesejahteraan Keluarga dan Pemberdayaan Keluarga Badan Nasional Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Nopian Industi mengatakan, pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi dan kehidupan keluarga berencana penting bagi orang tua atau calon pengantin.

BKKBN: Atasi Perawakan Pendek Sejak Prahamil hingga Bayi 59 Bulan

Ia mengatakan pada Selasa (27/2/27): “Penting bagi orang tua atau calon pengantin untuk memiliki pemahaman dan perencanaan yang baik dalam kehidupan berkeluarga dan juga memiliki kesadaran bersama dalam keluarga untuk membantu tumbuh kembang yang optimal. dan perkembangan anak.” ).

Nopian menambahkan, Mengurus balita dan anak merupakan modal utama dan menjadi tanggung jawab orang tua dan semua pihak sehingga menjadi perhatian penting.

Ia mencontohkan, jika kesalahan pola asuh orang tua dilakukan sejak kecil, maka akan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak di kemudian hari.

Ia menyatakan, orang tua dan keluarga sebagai pengasuh pertama dan utama memegang peranan penting dalam pembentukan dan pengembangan sumber daya manusia.

Mengonsumsi makanan lokal kaya protein hewani mencegah stunting, kata IDAI