Mahfoud berjanji akan mengkaji ulang undang-undang Komite Pemberantasan Korupsi

Saat ini Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menunjukkan kinerja sebagai lembaga independen

Jakarta (JurnalPagi) – Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3 Mahfud Med mengatakan dirinya dan Calon Presiden Ganjar Pranu berjanji akan menguji Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

Mahfoud berjanji dalam acara pemberkatan tersebut, “Kalau misalnya Tuhan dengan dukungan rakyat dan saudara-saudara saya serta Pak Ganjar mempercayai pimpinan dan wakil presiden, maka kami akan merevisi undang-undang KPK.” Profesor di Blok Pus, Jakarta, Rabu.

Mehfoud mengatakan, revisi undang-undang Komisi Pemberantasan Tipikor perlu dilakukan mengingat situasi saat ini di mana Komisi Pemberantasan Korupsi tidak bertindak sebagai lembaga independen.

“Nah, saat ini KPK tidak menunjukkan apa-apa Pertunjukan (berfungsi) sebagai entitas independen. Sebab, dulu undang-undangnya diubah, lalu proses seleksinya juga kolusif, ujarnya.

Padahal, kata dia, KPK sudah sukses pada periode kepemimpinan sebelumnya, seperti Agus Rehardjo.

Dikatakannya, “Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah mengalami masa kejayaannya, di awal-awal karir Rookie Taufiequrachman. Kemudian Antasari Azhar datang ke Agus. Agus Rehardjo yang terakhir, sangat baik.”

Mahfoud: Saya termasuk yang menyarankan pembatalan revisi UU KPK
Basiro Muqaddis: Revisi UU KPK adalah Upaya Lumpuhkan Lembaga Antikorupsi.

Oleh karena itu, Mahfoud berkomitmen mengkaji ulang UU KPK dan tidak mengizinkan kehadiran Ketua KPK dalam rapat kabinet.

Ia menambahkan: “Pertama-tama, kita harus mengatakan bahwa ini adalah badan independen yang tidak dapat diintervensi oleh pemerintah, dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak dapat bertemu atau berpartisipasi dalam rapat kabinet karena dia orang asing. menjadi mandiri. kata Mahfoud.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan bakal calon Pilpres 2024 yakni pasangan Anis Basudan-Mohaimin Iskandar Nomor Urut 1, Prabowo Subianto Gibran Rakaboming Raka Nomor Urut 2, dan Gunjar Pranuwo-Mahfud MD. Nomor seri 3.

KPU juga menetapkan masa kampanye pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, masa tenang pada 11-13 Februari, dan hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

Arsal Sani Sarankan KPK Inisiasi Revisi UU KPK
Ahli: Revisi UU Bukan Halangan KPK Jalankan UU yang Lebih Kuat

Koresponden: Rio Faisal
Redaktur: Budi Santoso
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *