jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

JAKARTA (JurnalPagi) – Luis Enrique mengaku ingin tetap menjadi pelatih timnas Spanyol, meski timnya tersingkir melalui adu penalti oleh Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2022, Rabu dini hari WIB.

Lafurya Roja kalah adu penalti 0-3 setelah bermain imbang 0-0 dengan Afrika Utara selama 120 menit.

Namun, Enrique mengatakan posisinya sebagai pelatih Spanyol masih belum jelas setelah tersingkir dari turnamen tersebut.

Maroko masuk perempat final dengan menyingkirkan Spanyol lewat adu penalti

“Saya tidak bisa mengatakannya karena saya tidak tahu,” kata Luis Enrique dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip AFP.

“Tim nasional punya waktu. Saya sangat senang dengan Federasi Sepak Bola Spanyol (FA), presiden dan (direktur olahraga).”

Mantan pelatih kepala Barcelona berkata: “Jika terserah saya, saya akan bertahan selama sisa hidup saya, tetapi tidak seperti itu.”

Saya harus dengan tenang memikirkan apa yang terbaik untuk saya dan tim nasional. Semua kondisi mempengaruhinya.”

Enrique terpilih pertama kali pada 2018 setelah timnas Spanyol tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Rusia oleh tim tuan rumah.

Dia sempat mengundurkan diri pada tahun 2019 untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya setelah mendiang putrinya didiagnosis menderita kanker tulang.

Dia digantikan oleh asistennya Robert Moreno, tetapi Enrique kembali ke Spanyol dan membawa timnya ke semifinal Euro 2020. Namun, mereka tersingkir melalui adu penalti oleh Italia yang menang.

Timnas Spanyol Latihan 1000 Penalti Sebelum Mencapai Piala Dunia
Pelatih kepala Kroasia menyebut tim Brasil menakutkan di Piala Dunia 2022

Koresponden: Hendry Sukma Indravan