jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 24, 2024

Pencapaian ini meningkat sebesar 192,5 miliar real atau 34% dibandingkan tahun sebelumnya

Jakarta (JurnalPagi) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetor 566,97 miliar rupiah sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2022.

Dalam jumpa pers tentang kinerja dan capaian KPK tahun 2022 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, penyetoran PNBP KPK tahun 2022 sebesar Rp566,97 miliar, kata Wakil Presiden KPK Alexander Marwata.

Angka tersebut meliputi penyetoran ke kas negara Rp444,45 miliar, penyetoran dana kas pihak ketiga Rp3,92 miliar, dan pengalihan barang milik negara (BMN) Rp118,59 miliar.

“Pencapaian ini merupakan peningkatan sebesar Rp 192,5 miliar atau 34 persen dibanding tahun sebelumnya,” kata Alex.

Rinciannya, setoran ke kas negara hasil penyitaan korupsi sebesar Rp 99467345054 (Rp 99,47 miliar), pencucian uang (TPPU) Rp 13.405.221.306 (Rp 13,41 miliar dari hasil tindak pidana korupsi) Rp 6.871.497.024 (Rp 6,87 miliar). ) dan barang sitaan (hasil lelang TPPU) Rs 1.127.403.102 (Rs 1,13 miliar).

KPK Sebut Hitungan OTT Tak Akan Buat Koruptor Menyerah

KPK naikkan pendaftaran LHKPN hingga 98,24%

Selanjutnya dari pembayaran denda sebesar 45.747.500.764 rupee, ganti rugi sebesar 191.167.406.418 rupee, biaya perkara sebesar 1.262.000 rupee, dan uang jaminan dari kejaksaan dan otoritas peradilan lainnya (hal.4,6, 6,49,49,49,69,49 ,69,49,49,49)

Kemudian penyetoran ke dana kas pihak ketiga termasuk uang pengganti (dana pihak ketiga) sebesar Rp3.704.000.000 dan uang sitaan (dana pihak ketiga) sebesar Rp221.212.000.

Terakhir, pengalihan BMN yaitu penyitaan (penetapan status penggunaan/PSP) sebesar Rp 92.401.366.800. dan penyitaan (Hibah) Rp. 26.191.202.000.

Alex mengatakan KPK tetap berkomitmen untuk memberikan efek jera kepada para pelaku korupsi.

“Artinya bukan hanya memenjarakan jenazah pelaku kejahatan, tapi mengoptimalkan ‘penyelamatan aset’ melalui tambahan ganti rugi pidana,” ujar Alex.

Karena itu, kata dia, KPK juga terus berupaya mengembangkan kasus TPPU.

“Peninjauan kasus secara terus menerus oleh KPK membuktikan bahwa penggunaan triad dalam pemberantasan korupsi tidak mengurangi intensitas upaya penindakan KPK,” katanya.

KPK mencatat lima tersangka masih diburu

KPK terima 4.623 laporan dugaan korupsi selama 2022

Koresponden: Benardi Fardian Sayah
Editor: AgusSalim