Kontak sehari-hari dengan orang muda meningkatkan risiko pneumonia pada orang lanjut usia

Jakarta (JurnalPagi) – Sebuah studi baru menunjukkan bahwa kontak sehari-hari dengan anak kecil meningkatkan risiko tertular bakteri penyebab pneumonia pada orang lanjut usia.

Menurut Medical Daily, Dushanbe, Streptococcus pneumoniae atau pneumococcus adalah bakteri yang berhubungan dengan infeksi telinga dan sinus serta penyakit serius seperti pneumonia, sepsis, dan meningitis. Sekitar dua juta kematian per tahun di seluruh dunia terkait dengan infeksi pneumokokus, yang terutama menyerang anak-anak di bawah usia dua tahun dan orang lanjut usia.

Pneumonia pneumokokus menyebabkan lebih dari 150.000 rawat inap di Amerika Serikat setiap tahunnya. Ini adalah bakteri penyebab utama pneumonia pada anak, terutama pada anak di bawah usia 5 tahun. Di antara orang dewasa, pneumokokus merupakan 10-30% kasus pneumonia yang didapat dari komunitas.

Bakteri pneumokokus biasanya hidup di saluran pernapasan orang sehat dan kemudian ditularkan melalui droplet pernapasan. Menurut perkiraan CDC, sekitar 20 hingga 60 persen anak-anak usia sekolah mungkin terkolonisasi, sementara hanya 5 hingga 10 persen orang dewasa tanpa anak yang terkolonisasi.

Orang dewasa berusia di atas 60 tahun yang melakukan kontak sehari-hari dengan anak-anak enam kali lebih berisiko, menurut temuan studi baru yang akan dipresentasikan pada Kongres Mikrobiologi Klinis dan Penyakit Menular Eropa (ECCMID 2024) di Barcelona, ​​​​Spanyol. Kolonisasi dengan bakteri penyebabnya. pneumonia dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan kontak dengan anak-anak.

Para peneliti melakukan penelitian jangka panjang di New Haven, Connecticut, untuk memahami penularan pneumokokus di antara orang dewasa berusia 60 tahun ke atas dan risiko infeksi pneumokokus di masyarakat. Pesertanya adalah orang dewasa lanjut usia yang tidak memiliki anak kecil yang tinggal di rumah.

Sebanyak 183 orang dewasa dengan usia rata-rata 70 tahun dari 93 rumah tangga berpartisipasi dalam penelitian ini. Para peneliti mengumpulkan sampel air liur dan data kuesioner tentang perilaku sosial dan kesehatan setiap dua minggu selama enam kunjungan selama 10 minggu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontak baru-baru ini (dalam dua minggu terakhir) dengan anak-anak di bawah usia 10 tahun secara signifikan meningkatkan tingkat penularan sebanyak tiga kali lipat dibandingkan tanpa kontak. Demikian pula, orang dewasa berusia di atas 60 tahun yang melakukan kontak setiap hari atau sering dengan anak-anak enam kali lebih mungkin terkena penyakit ini dibandingkan mereka yang tidak melakukan kontak dengan anak-anak.

“Penelitian kami tidak menemukan bukti yang jelas mengenai penularan dari orang dewasa ke orang dewasa, meskipun dalam sebuah keluarga terdapat satu orang yang dites positif mengidap pneumokokus pada waktu pengambilan sampel yang berbeda, dan ada kasus di mana kedua orang dewasa dalam keluarga tersebut mengidap pneumokokus pada waktu yang hampir bersamaan,” para peneliti mengatakan. dokter. Anne Wiley dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Yale di New Haven.

Sebaliknya, kami menemukan bahwa penularan tertinggi terjadi pada orang dewasa yang sering melakukan kontak dengan anak kecil. Hal ini menunjukkan bahwa manfaat utama dari vaksin pneumokokus dewasa adalah perlindungan langsung terhadap orang dewasa yang terpapar pada anak-anak yang dapat membawa beberapa strain pneumokokus. Wiley berkata: Program Vaksinasi Anak Nasional.

Sejak dimasukkannya vaksin konjugat pneumokokus (PCV) dalam program vaksinasi anak-anak di AS pada tahun 2000, tingkat infeksi pneumokokus pada anak-anak telah menurun lebih dari 90%. Namun, efek ini tidak terlihat pada orang lanjut usia.

Berdasarkan temuan penelitian saat ini, para peneliti merekomendasikan agar orang lanjut usia mendapatkan vaksinasi terhadap infeksi pneumokokus bahkan di komunitas di mana anak-anak mendapat vaksinasi dalam jumlah besar.

Jika penularan pneumokokus yang signifikan terjadi di antara orang dewasa, vaksinasi pada orang dewasa dapat memberikan manfaat tambahan dalam mengurangi penularan dan penyakit yang berpotensi serius, tambah Wiley.

—-

https://www.medicaldaily.com/daily-contact-young-children-increases-pneumonia-risk-elderly-adults-study-471594

—-
Editor yang terhormat, izinkan saya menambahkan gambar pendamping, terima kasih 🙂

Penerjemah: Pangeran Hanifa
Redaktur: Agus Setivan
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *