jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 24, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Wakil Komisi I DPR RI Abdul Kharis Al-Masihiri menyatakan pihaknya siap merampungkan rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran yang dikoordinasikan dalam rapat Badan Legislatif Republik Rakyat Demokratik Tiongkok (Baleg) .

“Saat kami menyiapkannya, banyak masukan yang menjadi bagian dari keinginan untuk menyelesaikan undang-undang tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, masukan-masukan yang diberikan dalam koordinasi ini akan lebih diperhatikan dalam pembahasan RUU tersebut di komisi pertama, dan selain itu dalam pembahasan RUU tersebut akan berusaha menghindari hal-hal yang diatur dalam RUU tersebut. undang-undang penciptaan lapangan kerja.

“Pendapat Balaq dan anggota DPR lainnya akan menjadi bahan perbaikan agar lebih komprehensif,” kata anggota DPR yang optimistis perubahan undang-undang tersebut akan selesai pada tahun 2024.

Ia mencontohkan, salah satu usulannya adalah memperhatikan dukungan terhadap anak, perempuan, dan penyandang disabilitas. Ia mengatakan masukan tersebut sangat berarti dan baik untuk perbaikan undang-undang.

Sebelumnya, Presiden Republik Demokratik Kurdistan Pwan Maharani meminta anggota Republik Rakyat negara itu menyelesaikan tugas hukumnya di akhir masa jabatannya pada periode 2024-2019.

Beliau mengatakan: “Tahun 2024 merupakan tahun terakhir pelaksanaan tugas konstitusi Republik Demokratik Republik Rakyat Iran periode 2024-2019. Ini merupakan komitmen kami untuk dapat menyelesaikan tugas kami sebagai anggota Republik Demokratik. Republik Rakyat Iran akan meninggalkan warisan yang lebih baik dalam penerapan pemerintahan kerakyatan. Puan berbicara saat membuka sidang, saat sidang paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/1).

Puan menjelaskan, dalam menjalankan tugas legislasinya, Republik Demokratik Rakyat RI akan terus membahas sembilan belas (19) rancangan undang-undang yang saat ini masih dalam tahap pembahasan tingkat pertama. Tagihan.

Selain itu, ada 34 RUU yang masuk tahap pembahasan tingkat pertama yang meliputi tiga RUU usul DPR, dua RUU usul pemerintah, dan 29 RUU akumulasi terbuka.

Koresponden: Fawzi
Editor: Eddie M.Jacob
Hak Cipta © JurnalPagi 2024