Kepala Badan Energi Atom Internasional akan mengunjungi pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia di Ukraina

Wina (JurnalPagi) – Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Raphael Grossi akan mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia Ukraina pekan depan untuk membahas masalah keamanan di fasilitas tersebut.

Badan Energi Atom Internasional dalam pernyataannya mengumumkan bahwa Grossi akan mengadakan pembicaraan tingkat tinggi di Kiev, Ukraina, sebelum mengunjungi pembangkit listrik tenaga nuklir pada Selasa (6/2).

“Direktur Jenderal (Grossi) diharapkan membahas dan mengupayakan kemajuan mengenai sejumlah tantangan keselamatan dan keamanan nuklir saat ini di PLTN Zaporizhzhia, termasuk potensi risiko yang terkait dengan aktivitas pemeliharaan peralatan PLTN,” kata IAEA.

Badan Energi Atom Internasional juga mengumumkan bahwa Grossi juga akan mengangkat masalah personel di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, menyusul pengumuman baru NPP bahwa tidak ada karyawan yang dipekerjakan oleh operator nasional Ukraina, Energoatom, yang diizinkan berada di lokasi tersebut mulai hari ini.

Badan Energi Atom Internasional mengatakan bahwa staf yang bekerja di pembangkit listrik tenaga nuklir saat ini terdiri dari mantan karyawan Energoatom yang telah menerima kewarganegaraan Rusia dan menandatangani kontrak kerja dengan operator Rusia, serta karyawan yang ditempatkan di pembangkit tersebut dari Rusia.

Badan Energi Atom Internasional juga mengatakan tim ahlinya yang berbasis di pembangkit listrik Zaporizhzhia diberitahu oleh NPP pada hari Kamis bahwa terdapat cukup personel bersertifikat di NPP dan semua posisi telah terisi.

“Sangat penting bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir memiliki staf yang berkualitas dan terampil untuk keselamatan dan keamanan nuklir,” kata Grossi.

Badan Energi Atom Internasional mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Grossi juga akan menekankan pentingnya akses tepat waktu kepada semua bagian pembangkit listrik tenaga nuklir yang relevan dengan keselamatan dan keamanan nuklir.

Koresponden: Xinhua
Redaksi : Imam Bodilaksono
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *