jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengajak pihak swasta, dunia usaha, dan industri untuk memperkenalkan budaya kerja kepada siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk meningkatkan kemampuannya. .

Di Jakarta, Uuf Brajawidagda, Pj Wakil Presiden Bidang Kerja Sama dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Industri Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengatakan: Kami mengajak dunia usaha dan dunia industri untuk memperkenalkan hal-hal yang tidak bisa kita ajarkan kepada siswa kita. , Rabu.

Uuf mengatakan, pihaknya mendukung penuh pihak swasta, salah satunya program pelatihan rambut L’Oréal, sebagai upaya mewujudkan transformasi sekolah vokasi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Mahasiswa Konservatori dan Konservatorium Pamer 30 Koleksi Fashion di Kota Toa

Menurutnya, kemitraan ini bertujuan untuk memastikan kurikulum pembelajaran sekolah profesi di bidang perawatan kecantikan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan industri salon yang dinamis.

Beliau mengatakan: Melalui kerjasama industri, kami fokus pada program pelatihan yang mengutamakan keterampilan kerja sehingga lulusan yang profesional dapat memenuhi kebutuhan dunia kerja dan masyarakat saat ini.

Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2017, program ini telah memberikan pelatihan pengembangan keterampilan tata rambut bagi guru-guru sekolah kejuruan tata rambut terpilih di Indonesia.

Kegiatan belajar mengajar juga didampingi oleh tim pelatih L’Oréal Professionnel, dan dukungan diberikan dalam bentuk produk untuk menunjang kegiatan pembelajaran bagi siswa SMK.

Siswa Siap Kerja, Berwirausaha dan Pendidikan Bersama SMK PK

Melalui dukungan mitra salon, terbuka kesempatan kerja lapangan praktis bagi mahasiswa dan memberikan pengalaman interaksi langsung dengan konsumen di salon.

Program pelatihan L’Oréal Hairducation tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, namun juga menumbuhkan kreativitas dan keterampilan bisnis yang diperlukan dalam industri yang terus berkembang ini.

Ia berharap kedepannya akan semakin banyak dunia usaha yang termotivasi untuk turut serta meningkatkan kemampuan siswa dan putri SMK di Indonesia.

“Kita punya tempatnya, ruangnya ada. Kita juga mengajak mereka memanfaatkan SMK untuk mengenalkan siswa pada dunia kerja dan nilai-nilai perusahaan,” ujarnya.

5.600 Mahasiswa Pascasarjana Kementerian Perindustrian Langsung Tertarik ke Industri.

Koresponden : Adimas Raditya Fahki P
Redaktur : Siti Zulikha
Hak Cipta © JurnalPagi 2024