jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 14, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggandeng Universitas Syiah Kuala kota Banda Aceh dalam upaya menjaring talenta digital di provinsi Aceh.

“Tujuannya untuk menciptakan kolaborasi program Beasiswa bakat digital Sambil mensosialisasikan pentingnya mempelajari AI atau Kecerdasan buatan kata Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nizar Patria, mengutip siaran pers kementerian di Jakarta, Selasa.

Nizar mengutip data tersebut saat menyampaikan kuliah umum bertajuk “Shaping the Jobs of the Future in an AI-Driven Age” di Black University Kuala Lumpur pada Senin (26/2). Forum Ekonomi Dunia (WEF) bahwa Indonesia membutuhkan 9 juta talenta digital pada tahun 2030.

Indonesia Targetkan Ciptakan 9 Juta Talenta Digital pada tahun 2030

Dalam upaya memenuhi kebutuhan talenta digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan program pengembangan talenta digital dari tingkat dasar hingga lanjutan.

Di tingkat dasar ada Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD), di tingkat menengah ada program. Beasiswa bakat digital (DTS), dan ada tingkat lanjutan Akademi Pemimpin Digital (DLA).

Dijalankan bekerja sama dengan institusi pendidikan, DTS bertujuan untuk mendorong generasi muda untuk belajar tentang kemajuan teknologi terkini.

“KamiKonfirmasi dan tanda tangan Untuk mempelajari kecerdasan buatan, ilmu data, Pemrosesan awanMisalnya saja untuk kasus yang lebih spesifik Pemasaran digital. Nezar berkata: Kami berharap dapat mencapai 9 juta pada tahun 2030.

Nizar mengatakan talenta-talenta di sektor digital sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia, mengingat perekonomian nasional akan beralih ke ekonomi digital berdasarkan pemetaan dan perencanaan pemerintah.

Porsi sektor ekonomi digital terhadap PDB harus terus meningkat. Untuk itu, kita menyikapi sejumlah program dan sudah bisa mencapai tujuan nasional. Hampir 60 persennya generasi muda,” jelasnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan 100.000 orang mengikuti program DTS pada tahun 2024.
Wakil Sekretaris Komunikasi dan Informatika Uraikan Peran DLA dalam Mencetak Pemimpin Digital

Redaktur: Meriati
Hak Cipta © JurnalPagi 2024