Kementerian Komunikasi dan Informatika menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya bisnis start-up

Jakarta (JurnalPagi) – Koordinator Startup Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Sunny Hendra Sudariana menyatakan, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya perusahaan start-up. .

“Atas nama Kementerian Komunikasi dan Informatika, bagaimana kita menciptakan ekosistem yang tepat agar para pendiri (pelaku usaha) bisa berkembang dengan sumber daya yang mereka butuhkan,” kata Sunny dalam diskusi online yang dimoderatori di Jakarta, Kamis.

Dari sisi teknologi, pemerintah membantu menyediakan infrastruktur untuk pemerataan dan meningkatkan kualitas jaringan Internet, kata Sunny.

Kemenangan Indonesia di ADA 2024 menjadi bukti suksesnya program “Digital Startup”.

Menurutnya, jaringan internet yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia berpotensi membuka pasar baru bagi perusahaan start-up.

“Jadi ketika suatu wilayah baru terhubung ke Internet, itu merupakan pasar potensial bagi startup,” kata Sunny.

Selain menyiapkan infrastruktur digital, Sony juga menilai penting untuk mengajarkan masyarakat bagaimana menggunakan teknologi digital.

Ia menyebutkan bagaimana platform perdagangan elektronik (e-commerce) memperkenalkan aplikasinya kepada masyarakat secara besar-besaran ketika ekosistem e-commerce masih berada pada tahap awal.

“Ini benar-benar tentang mendidik masyarakat untuk mengubah budaya, percaya bahwa ketika kita mengklik aplikasinya, hasilnya akan datang,” katanya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika siapkan dukungan berkelanjutan untuk startup lulusan HUB.ID.

Sebagai bentuk pendidikan, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Program Literasi Digital mendorong masyarakat untuk mengembangkan keterampilannya dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya pada empat pilar literasi digital, yaitu keterampilan digital, keamanan digital, budaya. etika digital.

“Jadi ketika sebuah startup ingin menerapkan sesuatu, adopsi teknologinya lebih cepat,” ujarnya.

Dukungan lainnya adalah dengan memfasilitasi start-up dalam mengembangkan usahanya dengan memberikan pelatihan dan bimbingan yang memadai.

Selain itu, perusahaan start-up juga dibantu untuk memperluas jaringan bisnisnya hingga ke perusahaan besar, agensi, dan pasar luar negeri.

“Mereka ketemu orang-orang, agensi, dan perusahaan baru, bahkan sekarang kami ekspansi ke pasar luar negeri,” kata Sunny.

Kementerian Komunikasi dan Informatika membuka kerja sama lintas sektor bagi start-up melalui SSI.

Koresponden: Farhan Arda Nograha
Redaktur : Siti Zulikha
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *