jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 25, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memastikan penyedia layanan internet satelit Starlink telah memenuhi seluruh persyaratan sebagai penyedia layanan internet (PJI) untuk beroperasi di Indonesia.

Direktur Telekomunikasi Direktorat Jenderal Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Aju Vidya Sari mengatakan Starlink telah memperoleh seluruh izin yang diperlukan dan memenuhi kewajibannya dalam memberikan layanan. Pusat Operasi Jaringan (NOC) di Indonesia.

“Mereka sudah mendapat izin, jadi diperbolehkan berusaha karena sudah memenuhi syarat izin. Termasuk NOC juga sudah ada di Indonesia, karena salah satu ULO (uji kompetensi operasional),” kata Aju di Jakarta. ” Selasa.

“NOC-nya sudah ada sebelum izin keluar, sudah diuji coba di Karawang. Tepatnya (NOC) ada di Cibitung, tapi bisa saja gerbang jarak jauh Jadi di Cibitung bisaTerpencil Ke Karawang, kata Aju.

Aju mengatakan perangkat yang digunakan Starlink untuk menyediakan layanan internet berbasis satelit juga telah disertifikasi oleh pemerintah Indonesia.

Selain itu, kata dia, alamat IP layanan internet Starlink juga dikaitkan dengan alamat IP Indonesia sehingga pemerintah tetap mempunyai akses untuk memantau konten yang beredar di jaringan yang menggunakan layanan perusahaan tersebut.

Katanya: Bagi kami, operator telekomunikasi, perusahaan yang sudah mendapat izin, berhak berusaha di Indonesia, selama tidak ada pelanggaran peraturan berhak menjalankan usahanya.

KKP Uji Coba Starlink di Kapal Pengawasan

Layanan Starlink sedang diuji coba di beberapa lokasi di IKN

Starlink beroperasi di Indonesia. Pemilik Elon Musk secara simbolis membuka layanan perusahaan pada 19 Mei 2024 di Bali.

Sebagai PJI, Starlink telah mendapatkan hak pendaratan satelit dan izin radio luar angkasa dengan masa berlaku satu tahun dengan enam jenis peralatan yang disetujui, termasuk antena. Gerbang, router, dan antena Pengguna terminaluntuk beroperasi di Indonesia.

Selain itu, Starlink telah mendapatkan sertifikat kompetensi operasional penyelenggaraan jaringan tertutup melalui VSAT dan penyelenggaraan jasa multimedia untuk layanan akses Internet, serta izin penyelenggaraan jaringan tetap tertutup untuk media VSAT dan penyelenggaraan jasa multimedia. . Untuk layanan akses internet

Kehadiran Starlink diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengupayakan pemerataan layanan Internet di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan, terpencil dan terpencil.

Kementerian Kesehatan Mulai Uji Coba Internet Starlink di Puskesmas

Menkominfo Ingin Starlink Buka Kantor Operasional di Indonesia

Redaktur: Meriati
Hak Cipta © JurnalPagi 2024