Kementerian Komunikasi dan Informatika memastikan kesiapan layanan telekomunikasi untuk pemilu

Jakarta (JurnalPagi) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berupaya memastikan kesiapan layanan telekomunikasi untuk mendukung pelaksanaan pemilu serentak pada tahun 2024.

Kementerian Komunikasi dan Informatika berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawasan Pemilu (BAVASLO), dan penyedia layanan Internet untuk memastikan kelancaran akses layanan telekomunikasi selama proses pemilu.

“Kami sedang berkoordinasi dengan KPU dan Bavaslu. Kami akan aktif memantau proses pelaksanaannya,” kata Indra Apriyadi, ketua tim pusat telekomunikasi dan pemantauan Direktorat Jenderal Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika. , di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Jumat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan APJII (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia) dan meminta mereka untuk mendukung dan menjaga jaringannya,” ujarnya.

Indira mengatakan, peta jangkauan jaringan telekomunikasi sudah diserahkan ke KPU agar KPU bisa menempatkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lokasi yang akses internetnya optimal.

Bupati Bogor Selenggarakan Internet Desa untuk Pemilu Informatif 2024

Danny Swarani, Direktur Jenderal Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, mengatakan KPU disarankan meminta anggota yang bertugas di TPS mengunduh aplikasi Sigmon untuk mengecek kekuatan sinyal dan kekuatan sinyal. Kualitas jaringan telekomunikasi

Dengan begitu, Pusat Pemantauan Terpadu (PMT) Kementerian Komunikasi dan Informatika bisa memprioritaskan perbaikan jika terjadi gangguan sinyal.

Oleh karena itu, jika terjadi gangguan maka dapat terpantau secara otomatis Dasbor PMT kita lalu kita bisa mengeluarkannya penjualan tiket Dani berkata, Kepada operator internet terkait agar segera menyelesaikan permasalahan terkait.

Pada TPS yang berada di daerah yang tidak ada sinyal, Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong petugas KPU untuk menggunakan layanan akses Internet yang infrastruktur digitalnya dibangun oleh Badan Komunikasi dan Akses Informasi (BAKTI).

“Jika di titik TPS tidak ada sinyal, nanti mereka (petugas) bisa menerima sinyal di wilayah yang BAKTI sediakan Internet dari AI dan SATRIA-1. Ketika masuk ke wilayah yang tersedia sinyal, barulah mereka bisa mengirimkannya. data.ringkaslah secara detail on linekata Danny Sowardani.


DKI menyediakan fasilitas gedung dan jaringan internet untuk pemilu
KPU Jaipura berharap akses internet di desa tersebut stabil saat pemilu berlangsung

Redaktur: Meriati
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *