jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 22, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Direktur Pengawasan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Eka Purnamasari mengingatkan masyarakat untuk memastikan produk yang berhubungan dengan kesehatan, yaitu produk obat dan alat kesehatan yang diperoleh, memiliki izin edar untuk menjamin keamanannya. Kualitas bagus dan bermanfaat

“Produk ini tidak aman, kualitasnya tidak baik, tidak memiliki nomor izin edar. Bagi produk yang tidak memiliki izin edar maka pihak yang terlibat akan dikenakan sanksi hukum,” ujarnya di Jakarta, Selasa. .

Menurut Eka, saat ini banyak alat kesehatan yang dijual dengan harga lebih murah. Masyarakat diimbau memperhatikan bahwa produk tersebut sudah terdaftar, yakni telah lolos evaluasi Kementerian Kesehatan dan memiliki izin edar sehingga dapat dipastikan produk tersebut produk yang diinginkan telah terdaftar. Aman, berkualitas dan bermanfaat

BPOM menyetujui distribusi obat anemia untuk pasien ginjal kronik dari Kalbe

Eka mengatakan, produk-produk yang berhubungan dengan kesehatan diatur secara ketat di Indonesia karena berkaitan langsung dengan risiko kesehatan.

Lanjutnya, sesuai dengan yang tertuang dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pemerintah juga bertanggung jawab menjamin keamanan, mutu, dan kegunaan produk farmasi dan alat kesehatan yang digunakan masyarakat dan pusat pelayanan kesehatan.

Katanya, nanti produk yang sudah dievaluasi bisa dinyatakan sah beredar di Indonesia dengan izin edar atau nomor registrasi alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan.

Kemudian, untuk izin edar, produk impor biasanya diawali dengan tiga huruf, AKL, diikuti angka yang artinya sudah terdaftar di Kementerian Kesehatan. Sedangkan untuk produk dalam negeri, didahului dengan tiga huruf AKD yang diikuti angka.

Ikatan Dokter Berikan Tips Membeli Obat Herbal untuk Jaga Kesehatan Masyarakat

Eka mengatakan, jika ingin memastikan benar atau tidaknya nomor registrasi produk, bisa menggunakan aplikasi mobile alat kesehatan agar masyarakat lebih mudah mengetahui keabsahan suatu produk.

Di sisi lain, memperhatikan izin edar juga bisa menjadi salah satu cara mencegah alat kesehatan ilegal. Eka kemudian menyebutkan cara lain untuk mencegah alat kesehatan ilegal adalah dengan memperhatikan nama dagang atau merek, jenis produk, nomor. Kategori atau kode produksi serta nama dan alamat produsen.

Selain itu perhatikan juga nama distributor alat kesehatan, tujuan penggunaan, petunjuk penggunaan, tanggal kadaluarsa produk dan kondisi alat kesehatan tersebut agar tidak menggunakan produk yang sudah tidak sesuai lagi. . menggunakan.

Eka menjelaskan, Mempertimbangkan potensi produk yang mungkin sudah tidak layak pakai, kami juga memantau pemusnahan produk yang sudah tidak layak pakai.

Finerenone Jadi Obat Baru untuk Pengobatan Penyakit Ginjal Kronis

Koresponden: Lia Vanadriani Santosa
Redaktur : Siti Zulikha
Hak Cipta © JurnalPagi 2024