Kasus korupsi BTS, Huawei: Kami menghormati proses hukum

Jakarta (JurnalPagi) – Huawei akan mengikuti perkembangan kasus korupsi proyek menara Base Transmitter Station (BTS) dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami menghormati proses hukum dan bekerja sama dengan penyelidikan,” kata Huawei Indonesia dalam keterangan resmi kepada JurnalPagi, Rabu.

Sebelumnya, Penyidik ​​Pidana Khusus (Jampidsus) Wakil Jaksa Agung telah menghadirkan tersangka keempat atas tuduhan korupsi keuangan proyek menara BTS oleh Badan Akses Komunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, yakni manajer akuntansi. Bagian akun terintegrasi PT Huawei Tech Investment berinisial MA.

MA akan ditahan selama 20 hari di Rutan Salemba Kejaksaan Agung setelah tersangka dihadirkan.

Direktur Penyidikan Jampidsos Kontadi mengatakan, penangkapan dilakukan sejak 24 Januari hingga 12 Februari 2023 untuk mempercepat penyidikan.

Kejaksaan Agung menetapkan tersangka keempat korupsi proyek BTS Kominfo.

Mahkamah Agung dalam kasus ini diduga melakukan persekongkolan jahat dengan tersangka AAL untuk memanipulasi pengadaan BTS 4G agar PT HTI menang ketika mengajukan penawaran.

Huawei mengklaim mematuhi prinsip-prinsip dasar berbisnis dengan integritas, menjaga etika bisnis yang kuat, dan mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku.

“Kami juga selalu berkomitmen untuk membangun sistem manajemen kepatuhan yang selaras dengan praktik terbaik industri dan mengintegrasikan manajemen kepatuhan ke dalam keseluruhan aktivitas dan proses bisnis,” kata Huawei Indonesia.

Kejaksaan Agung Jampidsus awal tahun ini menetapkan tiga tersangka korupsi proyek BTS BAKTI, yakni Dirut BAKTI AAL, Dirut PT Mora Telematika Indonesia GMS, dan Pakar Human Development Universitas Indonesia 2020, YS.

Kejaksaan Agung menetapkan tiga tersangka BAKTI Kominfo

Kejaksaan Agung memeriksa dua saksi dalam kasus korupsi pembelian menara PLN.

Sepanjang 2022, Kejaksaan Agung akan menangani kasus yang mengakibatkan kerugian sebesar 144 triliun rupiah.

Editor: Satyagraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *