Kampanye “Aksi Berani” merupakan cara Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam mengubah pelayanan publik

Jakarta (JurnalPagi) – Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan Kampanye Percepatan Integrasi Pelayanan Bersih (Aksi Berani) sebagai langkah transformasi pelayanan publik, bagian dari pengembangan zona integrasi menuju zona bebas korupsi dan bersih serta melayani wilayah birokrasi. . .

Kementerian Kominfo mengusung slogan aksi berani, dengan harapan kita bisa membangun tekad. “Kami berharap ke depan dapat menciptakan zona integrasi,” kata Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nizar Patria dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu.

Kawasan integrasi dianggap sebagai sarana untuk melakukan transformasi dalam suatu organisasi. Menurut Wamenkominfo Nizar, “brave action” merupakan wujud semangat para pegawai Kementerian Komunikasi dan Informatika yang berani melakukan transformasi organisasi yang lebih baik, efektif, dan efisien.

Enam Rencana Strategis Efektif Percepat Transformasi Digital

Berbicara mengenai wilayah integrasi, banyak perubahan yang mengharuskan kita untuk berubah. Wamen Nizar menjelaskan, untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan tekad dan tujuan agar kita dapat melakukan perubahan yang positif dan mewujudkan organisasi yang bersih dan transparan. yayasan yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Nizar mengatakan, zona integrasi bukan sekadar program, melainkan komitmen bersama untuk memastikan nilai-nilai integrasi menjadi landasan utama dalam setiap langkah dan keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Oleh karena itu, upaya penerapan zona integrasi menjadi tanggung jawab bersama seluruh insan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nizar mengatakan, tanggung jawab ini bukan tanggung jawab satu orang atau satu departemen saja, tentunya tanggung jawab ini menjadi tanggung jawab kita semua di Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Ditegaskannya, setiap pegawai Kementerian Komunikasi dan Informatika mempunyai peran penting dalam menjaga dan memperkuat integritas. Hal ini dapat dilakukan dengan kerja profesional dan memuaskan Indikator kinerja utama (KPI) atau indikator kinerja.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nizar mengatakan, pada dasarnya kita harus menghindari tindakan-tindakan yang tidak terpuji, singkatnya kita harus mematuhi kode etik dan menjalankan tugas kita.

Kementerian Komunikasi dan Informatika menghentikan penomoran telekomunikasi yang tidak aktif lagi

Menkominfo mengajak masyarakat hati-hati berbohong di masa tenang pemilu 2024.

Dukungan Kementerian Komunikasi dan Informatika terhadap deklarasi komitmen kebebasan pers pada pemilu 2024

Editor: Natisha Andarningtias
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *