Kalau tak mau iritasi, jangan gunakan 5 bahan perawatan kulit di bawah mata ini

Jakarta: Perawatan wajah merupakan suatu kebutuhan bagi setiap orang, terutama para wanita. Namun, ada beberapa produk perawatan kulit yang sebaiknya tidak digunakan di bawah mata.

Menurut Dr Monica Kapoor, spesialis kosmetik dari Mumbai, India, area bawah mata biasanya lebih halus dan sensitif dibandingkan bagian wajah lainnya. Kulit di area ini lebih tipis dan kelenjar minyak yang berfungsi melembabkan dan melindunginya lebih sedikit.

Selain itu, otot-otot di sekitar mata terus bergerak sehingga lama kelamaan menyebabkan kerutan dan garis halus. Lalu ada faktor lingkungan seperti paparan sinar matahari, polusi dan stres yang bisa memperburuk masalah ini.

Perawatan kulit dengan bahan alami kini menarik perhatian banyak pecinta kecantikan

Untuk itu, sebaiknya jangan abaikan penggunaan produk perawatan kulit di bawah mata. Menurut Health Shots, berikut produk perawatan kulit yang tidak boleh digunakan di bawah mata, antara lain:

 

1. Retinoid

Bahan antipenuaan umumnya ditemukan pada produk yang menjanjikan dapat mengatasi garis dan kerutan. Namun terkadang, bahan ini justru bisa mengiritasi kulit, terutama kulit halus di sekitar mata.

Penggunaan retinoid di area bawah mata dapat menyebabkan kemerahan, kekeringan, dan pengelupasan. Oleh karena itu, sebaiknya hindari area mata saat menggunakan retinol.

 

2. Asam salisilat

Ini adalah bahan pelawan jerawat populer yang bekerja dengan mengelupas kulit dan membuka pori-pori. Namun, produk ini mungkin terlalu keras untuk area sensitif di bawah mata sehingga menyebabkan iritasi dan kekeringan.

3. Parfum atau wewangian

Wewangian adalah salah satu bahan umum dalam perawatan kulit dan kosmetik. Namun, bisa mengiritasi kulit sensitif. Area bawah mata sangat rentan mengalami iritasi akibat parfum yang dapat menyebabkan rasa perih, gatal, dan kemerahan.

4. Pengelupasan yang kuat

Penggunaan peeling di area ini dapat menyebabkan robekan, kemerahan, atau bahkan kerusakan pada pelindung kulit. Oleh karena itu, saat mengupas, disarankan untuk memperhatikan kandungan di dalamnya.

5. Alkohol

Produk perawatan kulit berbahan dasar alkohol, seperti toner, bisa sangat mengeringkan dan mengiritasi area bawah mata. Alkohol menghilangkan minyak dan kelembapan alami kulit, yang dapat menyebabkan kekeringan dan peningkatan sensitivitas.

Tips merawat area bawah mata tanpa menimbulkan iritasi

Penting untuk menghindari penggunaan bahan yang keras atau mengiritasi wajah. Gunakan bahan-bahan yang lembut dan menghidrasi seperti asam hialuronat dan ceramide, dan selalu uji produk baru di area bawah mata sebelum menggunakannya.

Selain itu, Anda juga dapat melakukan:

– Gunakan pembersih yang ringan untuk menjaga minyak alami kulit tetap utuh.
– Melembabkan dengan formula ringan dan tidak berminyak yang dirancang khusus untuk area bawah mata.
– Gunakan tabir surya setiap hari untuk melindungi kulit halus dari sinar UV.
– Tidur yang cukup untuk mencegah kulit hitam dan bengkak.
– Hindari menggosok atau menarik kulit sekitar mata, karena dapat menyebabkan kerutan dan garis halus.
– Gunakan kompres dingin atau masker mata untuk meredakan pembengkakan dan peradangan.

Lihat berita dan artikel lainnya di Google Berita


(POHON CEMARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *