jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 25, 2024

Sedikit highlight hari Kamis yang menarik untuk disimak, Indonesia kalah 0-2 melawan Irak, sehingga menurut Panglima, TNI bukan lagi dwiperan melainkan multiperan. Berikut beritanya:

1. Timnas Indonesia kalah dari Irak pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026

Indonesia kalah 2-0 melawan Irak di kualifikasi Piala Dunia 2026.


Laga ini menjadi peluang terakhir Indonesia untuk lolos ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026

2. TNI menyiapkan empat batalyon untuk dikerahkan ke Gaza jika Indonesia diamanatkan PBB

Panglima TNI Jenderal Agus Subianto menyatakan sedang mempersiapkan satu brigade empat batalyon yang akan dikerahkan sebagai pasukan penjaga perdamaian ke Gaza, Palestina, jika Republik Indonesia mendapat mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).


Menurut dia, keempat batalyon tersebut terdiri atas batalyon pendukung, batalyon kesehatan, batalyon insinyur, dan batalyon logistik. Menurut dia, keempat batalyon ini akan beranggotakan 1.212 personel. Baca lebih lanjut di sini

3. Ini Bantah DKI Terhadap Denda Rp 50 Juta Terkait Larangan Jentik Nyamuk.

Satpol PP DKI Jakarta mengesampingkan sanksi langsung denda Rp 50 juta kepada warga jika menemukan jentik nyamuk Aedes aegypti atau vektor demam berdarah dengue (DBD) di rumah.

Sanksi ini bertahap, dimulai dengan teguran tertulis, teguran tertulis, kemudian pemberitahuan kepada warga dengan menempelkan stiker di pintu rumah dan denda paling banyak 50 juta Rial atau paling lama dua bulan penjara. Baca lebih lanjut di sini

4. Pipa pecah di Bandung, 90.000 pelanggan bermasalah

Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Thirtowning Kota Bandung mengatakan layanan kepada 90.000 pelanggan terdampak akibat pipa air putus di Kelurahan Malir, Kecamatan Batunenggal, Kota Bandung, pada Kamis (5/6).

Sunny Salimi, Direktur PDAM Tirtowning, menjelaskan layanan pelanggan terganggu akibat perbaikan mulai dari pengurasan aliran air hingga penggantian pipa yang bocor dengan yang baru. Baca lebih lanjut di sini

5. Panglima: TNI tidak lagi dwiguna tetapi multiguna.

Panglima TNI Jenderal Agus Subianto mengatakan, kini TNI tidak lagi dwiguna melainkan multiguna, karena korps militer berperan di berbagai sektor dalam membantu pemerintahan.

Selain itu, ia menjelaskan, saat ini banyak kementerian yang menjalin kerja sama dengan TNI, mulai dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan hingga Kementerian BUMN, sehingga ini membuktikan bahwa berbagai kementerian juga turut terlibat dalam hal tersebut sebuah peran. Baca selengkapnya dari TNI di sini

Koresponden: tim JACX
Redaksi : M Aref Iskandar
Hak Cipta © JurnalPagi 2024