jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 22, 2024

BERLIN (JurnalPagi) – Perluasan energi angin darat di Jerman akan meningkat pada tahun 2023 dengan pemasangan turbin sekitar 50 persen lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya, demikian analisis industri yang dipublikasikan pada Selasa (16/1).

Jumlah turbin baru yang dipasang mencapai 745 dengan total kapasitas 3.567 megawatt (MW), menurut Asosiasi Energi Angin Jerman (BWE) dan VDMA Power Systems. Proyek dengan kapasitas sekitar 7.500 megawatt juga telah disetujui.

“Tren peningkatan ini jelas positif, namun masih belum mungkin untuk menggabungkan tujuan politik yang ambisius dengan kenyataan,” kata Dennis Randschmidt, CEO VDMA Power Systems.

Turbin angin terlihat di Brandenburg, Jerman pada 15 September 2022. (Xinhua/Ren Pengfei)

Jerman berencana mencapai 80% pangsa energi terbarukan dalam konsumsi listrik bruto pada tahun 2030.

“Turbin angin darat memainkan peran penting dalam hal ini,” kata pemerintah tahun lalu. Untuk mencapai target di sektor ini diperlukan peningkatan sebesar 10 GW per tahun

Dengan pangsa sebesar 24,4 persen dari total pembangkitan listrik pada kuartal ketiga (Q3), energi angin saat ini merupakan sumber daya terpenting di Jerman, menurut angka awal dari Kantor Statistik Federal (Destatis).

Kendala birokrasi dan kurangnya lahan bangunan yang disediakan pemerintah menjadi kendala utama percepatan pembangunan. Untuk mengatasi masalah ini, “masalah penegakan hukum perlu diselesaikan di tingkat negara bagian,” kata Randschmidt.

Akibat minimnya realokasi anggaran bantuan COVID-19 untuk penanganan iklim, pemerintah harus melakukan penghematan untuk mengkonsolidasikan anggaran tahun 2024. Akibatnya, rencana anggaran untuk industri tenaga angin juga tertunda. Selesai

Foto yang diambil pada 30 Mei 2023 ini menunjukkan peralatan tenaga surya buatan Tiongkok yang dipasang di sebuah rumah pribadi di Schwarzenegger, Jerman. (Xinhua/Ren Pengfei)

Koresponden: Xinhua
Redaktur: Junidi Soswanto
Hak Cipta © JurnalPagi 2024