Instagram dan Facebook meluncurkan pembaruan untuk melindungi anak di bawah umur

Jakarta (JurnalPagi) – Meta meluncurkan perubahan pada Instagram dan Facebook Messenger yang bertujuan untuk lebih melindungi anak di bawah umur dari panggilan online yang tidak diinginkan.

Pembaruan ini memberikan lebih banyak batasan pada siapa yang dapat mengirim pesan kepada remaja, sekaligus memberikan kontrol lebih besar kepada orang tua atas pengaturan keamanan anak-anak mereka, The Verge melaporkan Kamis (25/1).

Meta menyatakan bahwa pengaturan awal (default) untuk anak di bawah umur 16 tahun (atau di bawah 18 tahun di beberapa negara) adalah tidak lagi menerima pesan atau ditambahkan ke obrolan grup oleh pengguna yang tidak mengikuti atau mengikuti mereka. Terhubung ke Instagram dan Messenger. Berbeda dengan pembatasan sebelumnya yang hanya membatasi orang dewasa berusia di atas 19 tahun untuk mengirimkan DM kepada anak di bawah umur yang tidak patuh, aturan baru ini berlaku untuk semua pengguna tanpa memandang usia.

Florida setuju untuk membatasi usia akses media sosial minimal 17 tahun

Meta mengatakan pengguna Instagram akan diberitahu tentang perubahan tersebut melalui pesan di bagian atas feed mereka. Remaja yang menggunakan akun yang diawasi harus mendapatkan izin dari orang tua atau wali yang mengawasi akunnya untuk mengubah pengaturan ini.

Alat kontrol orang tua juga telah diperluas di Instagram. Daripada hanya memberi tahu orang tua ketika anak mereka melakukan perubahan pada pengaturan keamanan dan privasi, orang tua kini diminta untuk menyetujui atau menolak permintaan mereka, misalnya untuk mengubah profil mereka dari pribadi menjadi publik.

Meta juga mengatakan sedang mengembangkan fitur-fitur baru untuk melindungi pengguna dari menerima gambar yang tidak diinginkan atau tidak pantas dalam pesan dari orang-orang yang sudah terhubung dengan mereka, sekaligus mengurangi kemungkinan pengguna mengirim konten tersebut.

Belum ada tanggal peluncuran yang ditetapkan untuk fitur keamanan ini, namun Meta mengatakan fitur tersebut akan berfungsi dalam obrolan terenkripsi dan informasi lebih lanjut akan dibagikan akhir tahun ini.

Pembaruan ini didasarkan pada serangkaian perlindungan yang diperkenalkan Meta tahun lalu untuk melawan tuduhan bahwa algoritmanya membantu mengubah Facebook dan Instagram menjadi “pasar bagi predator yang mencari anak-anak.”

Pakar: Lindungi hak privasi anak dengan memahami aturan main di jejaring sosial

Pakar Keamanan Siber Minta Guru Berhati-hati Saat Unggah Video Siswa di Media Sosial

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak generasi muda bijak dan rajin mendidik diri di era jejaring sosial.

Penerjemah: Fetor Rochman
Editor: Natisha Andarningtias
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *