jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 25, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Dokter dan tenaga kesehatan masyarakat dalam komunikasi teknis transformasi kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Dr. Ngabila Salama, MKM menyampaikan, puasa baik bagi tubuh, bahkan bagi orang yang sedang sakit sekalipun.

Dalam webinar “Tips Cerdas Berpuasa”, Ngabila menyampaikan: “Puasa itu baik untuk tubuh. Kita yang sehat bisa menjadi lebih sehat dengan berpuasa, teman-teman yang memiliki penyakit penyerta juga harus yakin bahwa puasa itu baik untuk tubuh. tubuh. ” Kementerian Kesehatan yang melakukan pengawasan di Jakarta, Kamis.

Beliau menyatakan: Salah satu manfaat puasa adalah menstabilkan tekanan darah, kadar gula darah dan kolesterol, serta sebagai antioksidan dan anti inflamasi.

Meski demikian, ada berbagai kalangan yang perlu memperhatikan status kesehatannya sebelum berpuasa, terutama saat bulan suci Ramadhan, dimana puasa dilakukan selama sebulan penuh.

Cara Ampuh Puasa Ramadhan dan Menurunkan Berat Badan

Seseorang yang menderita suatu penyakit disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau puskesmas terdekat untuk mengetahui status kesehatannya.

Dokter memberikan saran apakah pasien sebaiknya terus mengonsumsi obat atau tidak, serta dosis dan waktu penggunaannya.

Menurutnya, hal ini penting karena puasa mengubah metabolisme tubuh manusia akibat perubahan waktu makan, minum, dan istirahat.

Ia mencontohkan, bagi mereka yang mengidap penyakit ini, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu bahwa perlu adanya pengawasan dan kebutuhan nutrisi pada janin juga harus terpenuhi.

Ngabila berkata: Disarankan waktu sahur sesuai dengan waktu yang telah ditentukan agar puasa dapat dilakukan secara perlahan hingga waktu berbuka.

Ia mengatakan, masyarakat makan sahur di dini hari agar bisa istirahat dan bekerja keesokan harinya.

Hal ini membuat waktu puasa menjadi lebih lama dibandingkan waktu sahur sebelum sholat subuh.

Tiga Tips Mengatasi Panas di Bulan Ramadhan

Beliau bersabda: Kalau sahur jam 12 malam berarti waktu puasanya lebih dari 16 jam, pasti lemas di siang hari karena sudah berpuasa lebih dari waktu yang ditentukan yaitu sekitar 14 jam.

Lebih lanjut beliau mengatakan: Dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman sehat dengan kadar gula yang terkontrol saat berbuka.

Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi, antara lain gorengan, minuman manis dengan bahan pengawet, dan soda.

Selain itu, anjuran makanan dan minuman sebaiknya dikonsumsi sesuai kebutuhan gizi harian, nasi putih, lauk pauk, sayur mayur, buah-buahan dan air putih cukup 2 liter per hari.

Batasi gula, garam, dan lemak. Konsepnya harus seimbang antara karbohidrat, protein, dan sebagainya, ujarnya.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini menambahkan, masyarakat diimbau tetap melakukan aktivitas fisik atau olahraga ringan agar tetap bugar.

Aktivitas ini dapat dilakukan dengan berjalan kaki selama 20 hingga 30 menit atau sekitar 6000 langkah per hari.

Selain itu, masyarakat juga terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat, kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah penyakit.

Pada akhir beliau menyampaikan, Kita harus semangat dalam beraktivitas sehari-hari tanpa merasa lemas agar bisa beribadah di bulan Ramadhan.

Tips Aman Olahraga di Bulan Puasa

Koresponden : Adimas Raditya Fahki P
Redaktur : Siti Zulikha
Hak Cipta © JurnalPagi 2024