jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 20, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – AI Safety Institute didirikan oleh pemerintah Inggris untuk mengatasi risiko platform AI.Kecerdasan buatan/AI) membuka kantor keduanya di San Francisco, AS.

Badan pemerintah tersebut sengaja membuka kantor baru di San Francisco pada hari Senin, karena kota tersebut adalah rumah bagi beberapa perusahaan yang mengembangkan teknologi kecerdasan buatan, seperti OpenAI, Anthropic, Google dan Meta, lapor Tech Crunch.

Menariknya, pemerintah Inggris melakukan hal tersebut meski telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Amerika Serikat di bidang keamanan kecerdasan buatan.

Inggris mengalokasikan £2 juta untuk membantu guru menerapkan AI

Inggris berinvestasi dalam pengembangan kecerdasan buatan yang mampu mendiagnosis penyakit

“Dengan memiliki orang-orang di San Francisco, hal ini memberi mereka akses ke kantor beberapa perusahaan AI ini,” kata Michelle Donnellan, sekretaris sains, inovasi, dan teknologi Inggris.

Ia menambahkan, dengan memperluas jaringannya ke Amerika Serikat, Inggris bisa menjalin kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah Negeri Paman Sam.

Selain pemahaman yang lebih baik tentang teknologi yang dikembangkan oleh perusahaan AI, pendirian kantor di San Francisco memberikan AI Safety Institute gambaran yang lebih jelas tentang perusahaan tersebut. Hal ini karena Inggris melihat AI menciptakan potensi pertumbuhan ekonomi dan investasi.

Diketahui, AI Safety Institute dibentuk pada November 2023 sebagai badan yang mengelola aspek keselamatan teknologi AI.

Awal bulan ini, agensi tersebut meluncurkan Inspect sebagai alat yang memungkinkan pengujian keamanan model AI.

Donlan mengatakan peluncuran Inspect masih merupakan tahap awal dalam mewujudkan tujuan lembaga tersebut.

Ia menjelaskan, AI Safety Institute masih berupaya membuat strategi untuk mengevaluasi perusahaan yang terlibat dalam pengembangan AI.

“Proses evaluasi kami merupakan ilmu pengetahuan baru. Jadi dengan setiap evaluasi, kami akan mengembangkan proses tersebut dan menyempurnakannya lebih jauh lagi,” kata Donnellan.

Microsoft Membayar $3,2 Miliar ke Inggris untuk Pengembangan Kecerdasan Buatan

Empat Poin Tentang KTT Kecerdasan Buatan di Inggris

Pemerintah AS Undang Pengembang AI Bentuk Sistem Keamanan Siber

Penerjemah: Farhan Arda Nograha
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024