jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 22, 2024

JAKARTA (JurnalPagi) – Kekecewaan pelatih kepala timnas Shin Tae-yong tak bisa disembunyikan, meski timnya menang 2-1 pada laga perdana Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama Bong Karno (SUGBK). , Jakarta, Jumat (23/6).

“Saya marah karena para pemain tidak bisa menunjukkan permainan yang menarik kepada para penggemar. Kami harus bisa mencetak lebih banyak gol,” kata Sheen.

Ahli taktik asal Korea Selatan itu memang pantas kesal. Dalam pertandingan melawan Kamboja, timnya hanya berhasil mencetak 8 kali.

Dari delapan tembakan di luar gawang, dua di antaranya merupakan situasi satu lawan satu untuk Iggy Molana dan Vitan Suleiman.

Shin Tae-yong berjanji untuk menyelesaikan masalah penyelesaian akhir (Menyelesaikan) Hal ini dinilai penting mengingat Indonesia akan menghadapi tuan rumah Brunei Darussalam pada pukul 17.00 WIB di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia.

Tim berjuluk “Garuda” itu butuh kemenangan dengan banyak gol dari pertandingan tersebut. Gol-gol ini akan menjadi anugrah penyelamatan yang penting, karena kualifikasi ke semifinal Piala AFF 2022 akan ditentukan berdasarkan selisih gol jika tim lain memiliki poin yang sama.

Meski Sheen tak ingin mencetak gol ke gawang Brunei Darussalam, Indonesia sebenarnya punya peluang besar untuk mengalahkan pasukan Mario Rivera lewat gol.

Shane enggan membidik poin kemenangan melawan Brunei Darussalam

Brunei Darussalam yang harus melewati babak penyisihan untuk mengikuti Asian Nations Cup 2022 mengalami dua kekalahan telak di Grup A.

Timnas negara kaya minyak ini kalah 0-5 melawan Thailand dan 1-5 melawan Filipina. Mereka juga harus finis terakhir di klasemen Grup A Piala AFF 2022.

Secara total, dari dua pertandingan tersebut, Brunei hanya melakukan 6 percobaan langsung ke gawang (dua kali melawan Thailand dan empat melawan Filipina).

Serangan Brunei Darussalam yang tidak terlihat eksplosif sepertinya bisa diantisipasi oleh pertahanan Indonesia yang bermain apik melawan Kamboja.

Kehadiran pemain nasional Jordi Amat sangat terasa di benteng “Garuda”. Bek tengah yang memiliki sejarah bermain di klub-klub Eropa seperti Real Betis, Espanyol, dan Swansea City ini telah menunjukkan kelasnya sebagai pemain berpengalaman.

Shin Tae-yong Puas dengan Debut Jordi Amat di Timnas Indonesia.

Penyedia statistik Lapangbola.com mencatat bahwa selama pertandingan melawan Kamboja, Jordi menciptakan dua peluang, membukukan 62 operan akurat, tiga tekel, dan dua blok. Akurasi umpan mencapai 93%. Skor yang mengesankan di game pertama.

Namun, hanya mengandalkan kekuatan para pemain bertahan tentu tidak akan membawa kemenangan besar bagi Indonesia.

Bagian pemukulan harus diasah. Pemain seperti Iggy Molana dan Vitan Suleiman harus lebih percaya diri di depan gawang.

Di posisi “striker”, lebih baik percayakan Ilya Spasvievich. Meski tidak bermain bagus sebagai pemain pengganti melawan Kamboja, penyerang berusia 35 tahun itu merupakan pesepakbola Ligue 1 Indonesia paling produktif musim 2021-22 (23 gol) dan beberapa musim terakhir. Dia telah mencetak 7 gol untuk Bali United hanya dalam 11 pertandingan Ligue 1.

Mengawal Timnas ke Negeri Jiran Hadapi Brunei Darussalam

Mark Klock Janji Beri Kemenangan Timnas Sebagai Hadiah Natal

Selanjutnya: Format