jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 14, 2024

Selasa, 27 Februari 2024 – 21:16 WIB

Jakarta – Dedi Molyadi, Wakil Ketua Dewan Pembina Jarindra mengomentari reaksi masyarakat yang mengeluhkan kenaikan harga beras di sejumlah daerah.

Beras SPHP 5kg yang langka di kota Malang telah diganti dengan kemasan ini

Dedi Molyadi kaget saat harga beras naik, semua orang berteriak seolah dunia akan kiamat. Namun, ketika barang-barang yang tidak ada hubungannya dengan kehidupan juga menghadapi kenaikan harga, semua orang diam.


ICAPI mengimbau semua pihak melepas stok beras premium agar harga tetap stabil

“Jika Harga beras meningkat tajam“Wah, dunia serasa berakhir,” ucapnya. Saluran YouTube Dedi Molyadidilihat pada Selasa malam, 27 Februari 2024.

“Tapi harganya perawatan kulit Di atas tidak ada hubungannya dengan kehidupan, diam saja, diam saja terhadap kenaikan harga handphone, kenaikan harga rokok, diam Tentu saja harga baju hanya akan naik, harga mobil dan motor baru pun akan naik. Dia melanjutkan: Ini bukan keributan.

Hat Trick, Bea dan Cukai Kediri melakukan tiga aksi dalam satu malam

Mantan Raja Muda Purvakarta ini juga menyindir, banyak pembangunan yang menggantikan lahan persawahan sehingga membuat lahan persawahan semakin sempit. Menurutnya, hal itu merupakan tanda sikap masyarakat yang kurang peduli terhadap sawah.

Katanya: makan nasi dari nasi, tapi kita tidak pernah menghargai sawah, kita tidak pernah menghormati petani, kita tidak pernah menghormati buruh tani.

“(Permintaan) tetap harga beras harus murah, tapi setiap hari dibangun rumah untuk pindah sawah, dibangun pabrik untuk pindah sawah, dibangun toko untuk pindah sawah, seolah-olah ada. tidak ada sawah.. yang penting,” lanjutnya.

Petani menanam benih padi di sawah (foto).

Gambar:

  • JurnalPagi foto/ Aditya Pradanaputra

Pada akhirnya, Dedi Molyadi mengajak masyarakat luas untuk menjadikan hal tersebut sebagai pembelajaran agar tidak menganggap remeh sawah dan petani di kemudian hari.

“Nah, ini pelajaran penting ke depan untuk tidak menganggap remeh sawah, karena kalau sawahnya hilang maka padinya tetap jadi sawah. Pada akhirnya dia berkata: Jika beras langka, jika Anda memiliki sesuatu di rumah, Anda akan menderita.

halaman selanjutnya

Katanya: makan nasi dari nasi, tapi kita tidak pernah menghargai sawah, kita tidak pernah menghormati petani, kita tidak pernah menghormati buruh tani.

halaman selanjutnya