Gol akrobatik Paulo Victor membantu Persabaya mengalahkan Bayangkara.

Surabaya (JurnalPagi) – Persabaya Surabaya mengamankan tiga poin usai mengalahkan Bayankara FC 2-1 pada laga Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

Kemenangan Persabaya datang berkat gol Rizky Rideau pada menit ke-41 dan Paulo Victor pada menit ke-85, sedangkan Bayankara FC mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-34 melalui Matias Meer.

Hasil tersebut membuat Persabaya Surabaya berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan 28 poin dari 19 pertandingan, sedangkan Bayang Kara tetap bertahan di peringkat ke-14 dengan 19 poin.

Di babak pertama, Persabaya mengambil inisiatif serangan dan menciptakan peluang di lima menit pertama, salah satunya lewat tendangan bebas melalui kaki Leo Lellis.

Persabaya Surabaya rayakan lima gol ke gawang Presta Tangerang

Dimulai dengan Sho Yamamoto dari Jepang yang dilanggar di dekat area penalti Bhayangkara FC, sayangnya tembakan kaki kanan pemain Brasil itu gagal mencetak gol.

Anak asuh Widodo Si Potro terus menyerang dengan posisi tim tamu, pemain baru Bahayangkara Matias Mir menciptakan peluang dengan tembakan setengah lapangan, sayangnya masih melebar dari gawang Persabaya yang dikawal Hernando Arri.

Tak berhenti sampai di situ, di menit ke-23 giliran Adam Ahmad Najm yang mengejutkan dengan tendangan kerasnya, namun pemain asal Afghanistan itu mengirim gol dengan tembakan dari sisi kiri.

Sebagai tuan rumah Persabaya tidak memperlambat serangan mereka, sayang soft pass Sho Yamamoto tidak berhasil diterobos oleh Alvi Islamat, sepakannya masih bisa diselamatkan oleh kiper Bahaya FC yang diselamatkan oleh Agil Savik.

Pada menit ke-26, Biak Romere digantikan oleh striker Brazil Paulo Victor.

Mantan pemain Persabaya Ruben Senady juga menciptakan peluang, tembakannya langsung ke gawang kembali dibelokkan oleh Hernando sehingga hanya menghasilkan satu sepak pojok bagi Bayankara FC.

Ajay Santoso desak Persabaya tetap fokus meski Ligue 1 tanpa degradasi.

Persabaya tertinggal 0-1 pada menit ke-34 melalui tembakan Leo Lellis yang mencoba menghalau bola namun membentur lengan Koko Ari.

Matias Jalad berhasil mengecoh kiper Hernando Ari dengan tembakan kerasnya ke arah berlawanan.

Selang beberapa menit, Persbaya berhasil menyamakan kedudukan melalui tembakan kaki kanan Rizki Rido pada menit ke-41.

Diawali dengan Wahyu subo Seto yang ditekel keras oleh Sho Yamamoto, Ze Valente yang mengambil tendangan bebas menghasilkan umpan matang yang tidak disia-siakan oleh Rizki Rido.

Selang dua menit, Ze Valente mengancam lewat tembakan kaki kanan dari luar, sayangnya masih melebar dari gawang Bhayangkara FC.

Hingga peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim bermain imbang 1-1

Di babak kedua, lima menit sebelumnya, kedua tim saling serang dan menampilkan permainan atraktif.

Setelah mencatatkan diri di papan skor, Rizki Ridu kembali mendapat peluang di menit ke-48 dari Ahmed Nofiandani yang menggantikan Soupriadi di babak kedua.

Persabaya yang mencari poin penuh terus menyerang pertahanan para “penjaga”, beberapa kali pemain kota pahlawan menciptakan peluang, dan tim tamu mengandalkan serangan balik.

Pemkot Surabaya berupaya agar Persabaya bisa mengikuti Liga 1 di GJS.

Permainan menyerang Persabaya membuahkan hasil, tim asuhan Aji Santoso unggul 2-1 pada menit ke-85, berkat sundulan Sho Yamamoto, yang dikontrol dengan baik oleh Paulo Victor dengan dadanya dan langsung disusul dengan jungkir baliknya.

Di penghujung pertandingan, Persbaya tak kehilangan kekuatannya, Elvi Selmet dan kawan-kawan terus menggempur pertahanan tim yang bermarkas di Bekasi itu.

Skor 2-1 untuk keunggulan Persabaya hingga wasit Farik Hitaba dari Yogyakarta meniup peluit akhir.

Susunan kedua tim ini adalah sebagai berikut:

Presbaya
Hernando Ari Sutariadi (PG), Leo Lellis, Rizki Rideau, Coco Ari Araya, Sopriadi, Ze Valente, Marcelino Ferdinan, Michael Romere, Alta Balleh, Elvi Islamat, Sho Yamamoto.

Bhayangkara FC
Aqeel Savic (PG), I Puto Gede Jonny JurnalPagi, Anderson Salles, Ajay Joko, Adam Ahmad Najm, Ruben Carl Senadi, Sunny Rizki Fouzi, Titan, Dandi Sulistiawan, Wahiu Subo Setu, Henry Mathias Mir Kodina.

Koresponden: Nofal Ammar Emaduddin/Abdul Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *